Bontang – Sebagai bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang membuka Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) 2025. Program ini mengundang masyarakat untuk memberikan penilaian langsung terhadap kualitas layanan yang diberikan rumah sakit.
Langkah tersebut menjadi bentuk transparansi sekaligus sarana evaluasi agar setiap unit pelayanan di RSUD Taman Husada dapat terus berbenah sesuai kebutuhan pengguna layanan.
Kepala Bagian Hukum, Kehumasan, dan Kerja Sama RSUD Taman Husada, Syariful Rahman, menjelaskan bahwa SKM berfungsi sebagai cermin untuk mengetahui sejauh mana masyarakat merasa puas terhadap pelayanan yang diterima.
“Melalui survei ini, kami ingin mendengar suara masyarakat secara langsung. Masukan dari mereka sangat berharga untuk peningkatan mutu layanan ke depan,” ujar Syariful, Selasa (28/10/2025).
Ia menekankan, partisipasi masyarakat dalam SKM sangat diharapkan. Setiap responden dapat menyampaikan penilaian dengan jujur tanpa perlu khawatir identitasnya akan diungkap. Seluruh tanggapan, katanya, akan diolah menjadi data evaluasi yang berguna bagi pengembangan pelayanan di masa mendatang.
“Tidak ada jawaban yang salah. Semua pendapat akan menjadi bahan refleksi bagi kami untuk memperbaiki hal-hal yang masih kurang,” tambahnya.
Untuk memudahkan proses, RSUD Taman Husada menyediakan dua pilihan pengisian, yaitu secara manual melalui formulir di rumah sakit atau secara digital melalui tautan survei daring. Warga yang pernah berobat maupun menggunakan fasilitas rumah sakit dapat turut serta mengisi sesuai cara yang dianggap paling praktis.
“Dengan adanya survei ini, kami ingin menunjukkan keterbukaan sekaligus membangun akuntabilitas publik. Semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi, semakin baik pula arah perbaikan pelayanan kami,” jelasnya.
Syariful berharap, hasil SKM 2025 dapat menjadi pendorong bagi RSUD Taman Husada untuk terus berkembang menjadi rumah sakit daerah yang unggul dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kritik dan saran dari masyarakat adalah bahan bakar utama bagi kami untuk terus berbenah,” tutupnya.
