Warga Bisa Dapatkan Pelayanan Automated Breast Ultrasound System Menggunakan BPJS

Redaksi Radarkaltim
2 Min Read

BONTANG – Masyarakat Bontang kini bisa mendapatkan pemeriksaan menggunakan Automated Breast Ultrasound System (ABUS) di RSUD Taman Husada dengan memanfaatkan kepesertaan BPJS Kesehatan.

Pembiayaan itu gratis sepanjang memenuhi ketentuan pelayanan dan indikasi medis. Misalnya pasien tidak telat membayar iuran per bulannya.

Kepala Ruangan Radiologi RSUD Taman Husada Bontang, Sukamto, menjelaskan pasien yang ingin mendapatkan pelayanan tersebut terlebih dahulu harus mengikuti alur rujukan BPJS Kesehatan.

Pasien dapat meminta rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemeriksaannya.

Setelah mendapatkan rujukan, pasien kemudian dapat menjalani pemeriksaan lanjutan di RSUD Taman Husada Bontang.

“Pasien dari fasilitas tingkat pertama terlebih dahulu mendapatkan rujukan untuk kemudian datang ke RSUD Taman Husada,” kata Sukamto.

Sesampainya di rumah sakit, pasien akan menjalani konsultasi dengan dokter spesialis di poliklinik. Dari hasil konsultasi dan pemeriksaan tersebut, dokter akan menentukan apakah pasien membutuhkan pemeriksaan menggunakan ABUS.

Artinya, pemeriksaan ABUS tidak dilakukan secara otomatis kepada seluruh pasien. Penggunaannya disesuaikan dengan indikasi dan penilaian medis dari dokter.

Baca Juga:  Cek Tarif Rontgen di RSUD Taman Husada, Mulai Rp120 Ribu untuk Pasien Umum

“Petugas di RSUD akan mengarahkan pasien untik, melewati tahapan yang dimaksud,” sambungnya.

Sukamto menjelaskan, ABUS merupakan teknologi ultrasonografi payudara otomatis yang digunakan untuk menghasilkan gambaran jaringan payudara secara tiga dimensi (3D).

Teknologi ini dapat membantu dokter dalam mengevaluasi kondisi jaringan payudara dan mendeteksi adanya kelainan, termasuk pada perempuan dengan jaringan payudara yang padat.

“Dokter nantinya yang menentukan apakah pasien perlu dilakukan pemeriksaan menggunakan ABUS sesuai dengan hasil konsultasi dan diagnosisnya,” jelasnya.

ABUS menjadi salah satu pemeriksaan penunjang di bidang radiologi dan bukan merupakan alat yang berdiri sendiri untuk menetapkan diagnosis kanker payudara.

Hasil pemeriksaan ABUS nantinya dapat menjadi bahan pertimbangan dokter bersama hasil pemeriksaan klinis maupun pemeriksaan penunjang lainnya dalam menentukan langkah selanjutnya.

Dengan tersedianya fasilitas tersebut, masyarakat Bontang memiliki tambahan akses terhadap teknologi pemeriksaan payudara di RSUD Taman Husada.

“Kami mengimbau masyarakat yang memiliki keluhan atau perubahan pada payudara agar berkonsultasi terlebih dahulu ke fasilitas kesehatan,” pungkasnya.

Share This Article