BONTANG – SMP Negeri 8 Bontang menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan gangguan teknis selama pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2026. Upaya ini dilakukan guna memastikan ujian berjalan lancar bagi 128 siswa yang mengikuti TKA gelombang kedua.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Negeri 8 Bontang, Surtiti Marsudi, mengatakan seluruh peserta hadir dan mengikuti ujian tanpa kendala berarti pada hari pelaksanaan.
“Dari total seluruh siswa, alhamdulillah hadir dan pelaksanaannya berjalan lancar,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Pelaksanaan TKA di SMP Negeri 8 Bontang berlangsung di tiga ruang ujian dengan pembagian dua sesi setiap harinya. Skema tersebut diterapkan agar pengawasan peserta dapat dilakukan secara maksimal.
Untuk mengantisipasi kendala teknis, sekolah telah menyiapkan sejumlah perangkat cadangan. Jika terjadi gangguan pada komputer, siswa dapat langsung dipindahkan ke perangkat pengganti yang telah disiapkan dan dalam kondisi aktif.
Selain itu, sekolah juga menyediakan modem cadangan atau tethering untuk mengatasi gangguan jaringan internet. Sementara jika terjadi masalah login atau token ujian, proktor yang bertugas akan berkoordinasi langsung dengan pusat melalui grup teknis yang aktif selama pelaksanaan ujian.
“Setiap ruangan juga dilengkapi proktor dan teknisi yang siaga selama ujian berlangsung sehingga setiap kendala dapat segera ditangani,” jelas Surtiti.
Dari sisi jaringan dan kelistrikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) telah menjalin koordinasi dengan PLN dan Telkom guna menjamin kelancaran pelaksanaan TKA.
“Kerja sama ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan aman dan minim gangguan teknis,” tutupnya.
