BONTANG – SMP Negeri 2 Bontang memastikan keikutsertaannya dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 dengan mengirimkan 14 siswa untuk berkompetisi di berbagai cabang lomba.
Para peserta yang berasal dari kelas VII dan VIII tersebut akan mewakili sekolah dalam sejumlah kategori seni dan sastra, mulai dari tari, musik tradisional, menyanyi solo, menulis cerita, hingga mendongeng.
Kepala SMP Negeri 2 Bontang, Siti Chusuning Khayah, mengatakan jumlah peserta yang diberangkatkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing cabang lomba, baik kategori individu maupun beregu.
Untuk cabang tari dan musik tradisional, masing-masing tim terdiri dari lima siswa dengan komposisi tiga perempuan dan dua laki-laki. Sementara itu, sekolah juga mengirimkan dua peserta untuk kategori solo vokal putri, serta masing-masing dua siswa pada lomba menulis cerita dan mendongeng.
“Total peserta yang kami siapkan tahun ini sebanyak 14 siswa dari kelas 7 dan 8,” ujarnya saat ditemui, Senin (6/4/2026).
Menurutnya, para peserta telah menjalani berbagai persiapan secara intensif dalam beberapa pekan terakhir. Setiap cabang lomba mendapatkan pendampingan dari guru pembina untuk mengasah kemampuan dan mematangkan penampilan sebelum kompetisi berlangsung.
Latihan rutin dilakukan untuk seluruh kategori yang diikuti, termasuk tari, musik tradisional, vokal solo, menulis cerita, dan mendongeng.
Siti Chusuning Khayah menegaskan bahwa keikutsertaan dalam FLS3N bukan semata-mata untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi sarana bagi siswa dalam mengembangkan bakat, kreativitas, serta pengalaman berkompetisi.
Meski jumlah peserta yang dikirim terbatas, pihak sekolah tetap optimistis para siswa mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan membawa nama baik sekolah.
“Harapan kami tentu ada peserta yang bisa melaju hingga tingkat provinsi. Namun yang lebih penting adalah proses pembelajaran, pengalaman, dan pengembangan potensi yang diperoleh siswa selama mengikuti ajang ini,” pungkasnya.
