Rob Kepung Pesisir Bontang Kuala, BPBD Support Perahu Karet Bantu Pelajar Lewati Banjir

Redaksi Radarkaltim
2 Min Read

BONTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, menyalurkan bantuan perahu karet untuk mendukung penanganan banjir rob yang merendam akses di pesisir Kelurahan Bontang Kuala, Rabu (15/7/2026) pagi.

Bantuan tersebut diberikan setelah BPBD Bontang berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Bontang Kuala sebagai bentuk antisipasi menghadapi puncak pasang air laut yang diperkirakan masih berlangsung hingga dua hari ke depan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bontang, Usman, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ismail, mengatakan perahu karet milik BPBD dimanfaatkan untuk membantu para pelajar melintasi genangan rob agar tetap dapat berangkat ke sekolah dengan aman.

“Perahu karet kami support untuk membantu anak-anak sekolah melewati genangan rob sebagai bentuk antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi pasang air laut,” ujarnya.

Di lapangan, proses penyeberangan pelajar dilakukan oleh pihak Kelurahan Bontang Kuala bersama Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas menggunakan perahu karet milik BPBD. Kegiatan tersebut berlangsung sekitar satu jam, mulai pukul 06.00 hingga 07.00 Wita, saat banjir rob menggenangi akses jalan di kawasan pesisir.

Baca Juga:  Program Kebencanaan di Sekolah, BPBD Bontang Siapkan Pembaruan MoU dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Ismail mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kelurahan Bontang Kuala yang sigap merespons kondisi rob dan mengambil langkah antisipasi untuk membantu warganya.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Lurah Bontang Kuala yang cepat merespons dan mau mengantisipasi warganya dalam menghadapi dampak rob. BPBD mendukung dengan menyalurkan perahu karet agar bisa dimanfaatkan membantu masyarakat yang terdampak,” katanya.

Menurut Ismail, dukungan tersebut merupakan tindak lanjut atas informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi puncak pasang maksimum yang diperkirakan terjadi mulai 14 Juli 2026 hingga dua hari berikutnya.

“Kondisi tersebut berpotensi memicu banjir rob di sejumlah wilayah pesisir Kota Bontang, terutama Bontang Kuala yang kerap terdampak,” terangnya.

Share This Article