BONTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang berkolaborasi dengan Kodim 0908 Bontang dalam kegiatan latihan pengoperasian mobil pemadam kebakaran.
Kegiatan bertajuk Latihan Penanggulangan dan Pengendalian Kebakaran (latguncal) itu digelar untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi darurat kebakaran, yang berlangsung di halaman Makodim 0908 Bontang, Rabu (10/6/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bontang, Usman melalui Komandan Regu (Danru), Mukri menyampaikan, latihan tersebut merupakan tindak lanjut dari kebutuhan peningkatan kapasitas personel lintas instansi yang kerap terlibat dalam penanganan bencana di lapangan.
“Untuk mengoperasikan ini BPBD ada latihan bersama Kodim 0908 Bontang dengan nama kegiatan Latguncal Kebakaran dengan BPBD Kota Bontang. Jadi ada latihan bersama untuk pengoperasian mobil fire dan teknik pengoperasian mobil tangki,” ungkapnya.
Menurutnya, personel TNI menjadi garda terdepan dalam berbagai penanganan kebencanaan. Karena itu, pemahaman terhadap pengoperasian armada pemadam juga penting agar dapat mendukung respons cepat ketika terjadi kebakaran maupun keadaan darurat lainnya.
“Kodim mengajak bagaimana cara pengoperasiannya karena biasanya kalau ada kegiatan kebencanaan di lapangan mereka juga menjadi garda terdepan dalam penanganan,” kata dia.
Sementara itu, Kasdim 0908 Bontang, Mayor Arh Asep Supriyatna mengatakan, latihan tersebut sekaligus menjadi sarana pengenalan bagi personel TNI terhadap peralatan pemadam kebakaran yang dimiliki satuan.
Ia menuturkan, kemampuan mengoperasikan armada pemadam akan menjadi nilai tambah ketika terjadi kebakaran di lingkungan masyarakat atau saat dibutuhkan dalam kerja sama antarinstansi.
“Kita juga masih pengenalan. Karena suatu saat ada darurat kebakaran, kita bisa membantu masyarakat. Jadi begitu ada alat ini kita pelajari, kita belajar dari tim BPBD untuk melatih anggota supaya kalau nanti dibutuhkan kita bisa mengoperasikan secara tepat,” ujarnya.
Menurut dia, pelatihan tersebut tidak hanya mendukung sinergi antarlembaga pemerintah, tetapi juga memperkuat kapasitas personel TNI dalam memberikan bantuan kepada masyarakat saat terjadi keadaan darurat.
