BONTANG – Program kolaborasi sekolah negeri dan swasta yang disiapkan Pemerintah Kota Bontang membawa peluang baru bagi dunia pendidikan. Salah satunya, guru dari sekolah negeri nantinya dapat mengajar di sekolah swasta mitra.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Saparudin, mengatakan skema tersebut disiapkan untuk membantu sekolah swasta memenuhi kebutuhan tenaga pengajar sekaligus mendukung guru negeri yang sedang mengejar sertifikasi.
“Sangat membantu, karena guru yang mengejar sertifikasi bisa mengajar di swasta,” ujarnya.
Melalui program kolaborasi itu, guru negeri dapat mengajar di dua sekolah sekaligus, yakni di sekolah asal dan sekolah swasta yang menjadi mitra kerja sama.
Salah satu contoh kerja sama yang disiapkan yakni SMP Negeri 5 Bontang dengan SMP Nurul Iman Loktuan. Nantinya, guru dari sekolah negeri dapat diperbantukan untuk mengajar di sekolah swasta tersebut.
“Gurunya bisa mengajar di dua sekolah,” terang Saparudin.
Menurutnya, keberadaan guru negeri di sekolah swasta diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membantu kekurangan tenaga pendidik di sekolah swasta.
Tak hanya soal tenaga pengajar, sekolah swasta yang bermitra juga berpeluang memperoleh bantuan sarana dan prasarana pendidikan. Bahkan, siswa di sekolah swasta nantinya berpotensi mendapatkan program SPP gratis.
Disdikbud Bontang menilai program tersebut dapat memberikan manfaat bagi sekolah, guru, maupun peserta didik. Karena itu, sekolah swasta juga diharapkan terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
“Dari program ini sekolah swasta juga bisa berbenah, apa yang kurang bisa diperbaiki,” jelasnya.
Sebagai informasi, saat ini terdapat empat sekolah yang ditetapkan sebagai percontohan program kemitraan, yakni YPPI, Monamas, MTs Al Amin, dan SMP Nurul Iman Loktuan. Program tersebut direncanakan mulai diterapkan pada Juli 2026 bersamaan dengan tahun ajaran baru.
