KUTAI KARTANEGARA – Jajaran Polsek Sangasanga berhasil mengamankan tiga pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Rabu (3/6/2026).
Ketiga terduga pelaku masing-masing berinisial MH (25), S (29), dan RK (42). Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Sangasanga Dalam.
Kapolres Kukar, Khairul Basyar melalui Kapolsek Sangasanga, Wahid, mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Sangasanga.
“Kami mengamankan dua tersangka MH dan S beserta barang bukti berupa satu poket diduga sabu dengan berat kotor sekitar 0,47 gram. Penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan mendalam dari laporan warga,” ujarnya.
Saat hendak diamankan, MH dan S diduga sempat membuang barang bukti sabu ke pinggir jalan. Namun aksi tersebut diketahui petugas dan keduanya mengakui kepemilikan barang haram yang disebut baru dibeli dari Samarinda.
Dari hasil pengembangan kasus, polisi kemudian mengarah kepada RK. Tim Reskrim Polsek Sangasanga berhasil menangkap pria tersebut saat mengendarai sepeda motor di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sangasanga Dalam.
Dari tangan RK, petugas menemukan satu poket sabu dengan berat kotor sekitar 0,21 gram yang disembunyikan di dalam botol minuman kemasan dan diletakkan di dashboard sepeda motor.
“Dari hasil pengembangan tersangka MH, anggota berhasil mengamankan RK beserta barang bukti sabu yang disembunyikan dalam botol minuman,” terang IPTU Wahid.
Polisi juga melakukan penggeledahan di rumah RK dengan disaksikan ketua RT setempat. Namun, tidak ditemukan barang bukti tambahan yang berkaitan dengan tindak pidana narkotika.
Saat ini ketiga terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kapolsek Sangasanga menegaskan pihaknya akan terus melakukan pemberantasan peredaran narkoba dengan menggandeng masyarakat dan berbagai pihak terkait guna menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkotika.
