Padahal Sudah Kuliah Satu Semester, Status Beasiswa Gratis Pol Dicabut

Redaksi Radarkaltim
6 Min Read

Samarinda – Pembatalan Beasiswa Gratispol setelah mahasiswa menjalani satu semester perkuliahan menimbulkan ketidakpastian serius bagi penerima.

Mahasiswa yang sebelumnya dinyatakan lolos secara resmi kini harus menanggung konsekuensi finansial dan akademik akibat pencabutan status beasiswa yang disampaikan belakangan, tanpa kepastian penyelesaian atas biaya yang telah dikeluarkan.

Keberatan atas pembatalan tersebut disampaikan secara tertulis oleh Ade Rahayu Putri Jaya, mahasiswi program magister Institut Teknologi Kalimantan (ITK) kelas eksekutif.

Dalam pernyataannya, Ade menjelaskan bahwa sejak 2025 dirinya bersama mahasiswa lain telah menerima pengumuman resmi sebagai penerima Beasiswa Program Gratispol dan memulai perkuliahan berdasarkan keputusan tersebut.

“Sejak tahun 2025 kami telah dinyatakan lolos sebagai penerima Beasiswa Gratispol dan berdasarkan informasi resmi tersebut kami telah menjalani satu semester perkuliahan,” tulis Ade dalam pernyataan tertulisnya, Senin (19/1/2026).

Ade menyebut, pada tahap awal penyampaian informasi, mahasiswa juga menerima keterangan bahwa biaya pendidikan yang telah dibayarkan akan diganti melalui skema beasiswa.

Informasi itu menjadi dasar bagi mahasiswa untuk mengambil keputusan akademik, termasuk melanjutkan studi dan menanggung biaya awal perkuliahan.

Namun situasi berubah setelah satu semester berjalan. Mahasiswa penerima justru menerima pemberitahuan bahwa status mereka sebagai penerima Beasiswa Gratispol dibatalkan.

Baca Juga:  Geger Penemuan Tas Berisi Mayat Bayi di Kanal Sangatta

“Namun setelah satu semester berjalan, kami justru diberitahu bahwa status kami digagalkan,” terangnya.

Menurut dia, pencabutan status tersebut datang ketika mahasiswa telah terikat secara akademik dan finansial dengan institusi pendidikan.

Kondisi ini, kata Ade, menempatkan mahasiswa pada posisi yang sulit karena harus menanggung biaya pendidikan tanpa kepastian dukungan beasiswa yang sebelumnya dijanjikan.

Ade menilai dampak pembatalan tidak berhenti pada persoalan biaya. Ia menyebut keputusan tersebut juga berdampak pada kondisi psikologis mahasiswa.

“Hal ini menimbulkan dampak yang sangat berat bagi kami, baik secara finansial maupun psikologis,” ungkapnya.

Ade menjelaskan bahwa banyak penerima Beasiswa Gratispol merupakan mahasiswa kelas eksekutif yang bekerja sambil kuliah.

Dengan asumsi adanya beasiswa, mahasiswa telah menyusun perencanaan keuangan, membagi waktu antara pekerjaan dan studi, serta menyampaikan keputusan melanjutkan pendidikan kepada keluarga.
Ade juga menyampaikan latar belakang pribadi yang membuat pembatalan beasiswa semakin berdampak. Ia menyebut dirinya sebagai anak yatim dan menjadikan pendidikan sebagai tumpuan utama untuk masa depan.

“Kami telah memberi tahu orang tua, menyusun rencana pendidikan, dan banyak dari kami adalah kelas eksekutif yang bekerja sambil kuliah untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Secara pribadi, saya juga ingin menyampaikan bahwa saya yatim, dan pendidikan ini adalah harapan besar bagi masa depan saya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Fasilitasi Pendidikan di Wilayah Pesisir, Disdikbud Bontang Sewa Kapal untuk Transportasi Guru dan Siswa

Selain menyampaikan dampak yang dirasakan, Ade mengajukan sejumlah pertanyaan kepada pihak terkait mengenai proses dan dasar pembatalan.

Ia mempertanyakan mengapa keputusan pencabutan status baru disampaikan setelah mahasiswa menjalani perkuliahan selama satu semester penuh.

“Mengapa pembatalan baru disampaikan setelah kami menjalani satu semester?” tanya Ade.

Ia juga menyoroti proses verifikasi penerima beasiswa yang dinilai tidak diselesaikan sejak awal.

Menurut Ade, apabila terdapat ketidaksesuaian data atau masalah administratif, seharusnya hal itu diketahui sebelum pengumuman kelulusan beasiswa.

“Mengapa verifikasi dan cross-check tidak diselesaikan sejak awal sebelum kami dinyatakan lolos?” lanjutnya.

Pertanyaan lain yang diajukan berkaitan dengan tanggung jawab atas biaya yang telah dikeluarkan mahasiswa.

Ade meminta kejelasan mengenai pihak yang bertanggung jawab atas kerugian finansial yang timbul akibat keputusan pembatalan tersebut.

“Siapa yang bertanggung jawab atas biaya dan kerugian yang telah kami keluarkan berdasarkan status kelulusan tersebut?” katanya.

Dalam pernyataannya, Ade menegaskan bahwa mahasiswa tidak menuntut keistimewaan. Ia menyebut mahasiswa hanya meminta kepastian dan keadilan atas hak pendidikan yang telah diumumkan secara resmi.

Ade juga menekankan bahwa apabila terjadi kesalahan administratif di tingkat penyelenggara, maka dampaknya tidak seharusnya dibebankan kepada mahasiswa sebagai penerima.

Baca Juga:  Siswa di Bontang Bakal Dapat Buku Gratis Akhir Tahun Ini, Disdik Alokasikan Anggaran Rp5,1 Miliar

“Kami tidak meminta perlakuan khusus. Kami hanya memohon keadilan dan kepastian hak, karena kami telah mengikuti seluruh prosedur dan dinyatakan lolos secara resmi. Jika terjadi kesalahan administrasi di pihak penyelenggara, maka sangat tidak adil apabila dampaknya dibebankan kepada mahasiswa,” tegasnya.

Pembatalan Beasiswa Gratispol setelah perkuliahan berjalan menciptakan situasi tidak pasti bagi mahasiswa penerima.

Selain berhadapan dengan kewajiban finansial yang tidak lagi ditopang beasiswa, mahasiswa juga menghadapi risiko terganggunya kelangsungan studi yang telah mereka mulai berdasarkan keputusan resmi sebelumnya.

Dalam penutup pernyataannya, Ade berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan terbuka sekaligus solusi yang adil bagi mahasiswa terdampak.

Ia menekankan pentingnya kejelasan agar mahasiswa tidak kehilangan hak pendidikannya akibat persoalan administratif.

“Kami sangat berharap Ibu dapat membantu menindaklanjuti persoalan ini dan menyampaikan solusi yang adil bagi kami semua,” pungkasnya.

Hingga kini, mahasiswa penerima Beasiswa Gratispol yang statusnya dibatalkan masih menunggu kepastian terkait pembiayaan pendidikan dan tindak lanjut dari pihak penyelenggara.

Situasi tersebut menandai dampak langsung dari pembatalan kebijakan yang disampaikan setelah perkuliahan berjalan, sekaligus menempatkan mahasiswa pada posisi rentan dalam melanjutkan pendidikan mereka.

Share This Article
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

psda 438000021

psda 438000022

psda 438000023

psda 438000024

psda 438000025

psda 438000026

psda 438000027

psda 438000028

psda 438000029

psda 438000030

psda 438000031

psda 438000032

psda 438000033

psda 438000034

psda 438000035

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

psda 438000066

psda 438000067

psda 438000068

psda 438000069

psda 438000070

psda 438000071

psda 438000072

psda 438000073

psda 438000074

psda 438000075

psda 438000076

psda 438000077

psda 438000078

psda 438000079

psda 438000080

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

cuaca 638000101

cuaca 638000102

cuaca 638000103

cuaca 638000104

cuaca 638000105

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

article 710000121

article 710000122

article 710000123

article 710000124

article 710000125

article 710000126

article 710000127

article 710000128

article 710000129

article 710000130

article 710000131

article 710000132

article 710000133

article 710000134

article 710000135

article 710000136

article 710000137

article 710000138

article 710000139

article 710000140

article 710000141

article 710000142

article 710000143

article 710000144

article 710000145

article 710000146

article 710000147

article 710000148

article 710000149

article 710000150

article 710000151

article 710000152

article 710000153

article 710000154

article 710000155

article 710000156

article 710000157

article 710000158

article 710000159

article 710000160

article 999990051

article 999990052

article 999990053

article 999990054

article 999990055

article 999990056

article 999990057

article 999990058

article 999990059

article 999990060

article 999990061

article 999990062

article 999990063

article 999990064

article 999990065

article 999990066

article 999990067

article 999990068

article 999990069

article 999990070

article 999990071

article 999990072

article 999990073

article 999990074

article 999990075

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

cuaca 898100136

cuaca 898100137

cuaca 898100138

cuaca 898100139

cuaca 898100140

cuaca 898100141

cuaca 898100142

cuaca 898100143

cuaca 898100144

cuaca 898100145

news-1701