BONTANG – Pencarian seorang nelayan asal Kelurahan Bontang Lestari yang dilaporkan hilang di laut pada Jumat (7/8/2026) berakhir mengejutkan.
Nelayan berinisial TA tersebut ternyata tidak mengalami kecelakaan maupun tersesat di laut. Ia ditemukan dalam kondisi selamat di sebuah empang setelah tim melakukan pencarian selama hampir lima jam.
Kepala Pelaksana BPBD Bontang Usman melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Ismail mengatakan, TA diduga sengaja bersembunyi dan meminta anaknya membuat laporan seolah-olah dirinya hilang.
Menurut Ismail, tindakan tersebut diduga berkaitan dengan persoalan utang yang sedang dihadapi TA. Ia bahkan meminta anaknya membuat laporan palsu sehingga warga dan petugas melakukan pencarian di laut.
“Dia berbohong. Sengaja minta anaknya buat laporan palsu. Terus warga panik dan mencari korban di tengah laut,” ujar Ismail.
Laporan tersebut membuat BPBD bersama tim penyelamatan langsung bergerak melakukan pencarian. Petugas bahkan telah berada di tengah laut selama hampir lima jam untuk mencari keberadaan TA.
Warga turut membantu proses pencarian. Namun, sekitar pukul 20.30 Wita, tim justru menemukan TA berada di sebuah empang dalam kondisi selamat.
“TA ditemukan sekitar pukul 20.30 Wita. Ia ternyata berada di sebuah empang dalam kondisi selamat,” kata Ismail.
Berdasarkan keterangan anak TA, ayahnya memang meminta dirinya membuat laporan palsu mengenai keberadaannya.
Temuan tersebut sempat membuat warga kesal lantaran laporan palsu itu telah menimbulkan kepanikan dan membuat petugas mengerahkan personel serta sumber daya untuk melakukan pencarian.
Untuk memastikan persoalan tersebut, TA kemudian dibawa ke Mapolsek Bontang Selatan guna menjalani pemeriksaan.
BPBD Bontang mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membuat laporan keadaan darurat, khususnya terkait orang hilang. Setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti dengan pengerahan petugas untuk memastikan keselamatan korban.
