BONTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, kembali menggelar sosialisasi sekaligus simulasi kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah.
Kali ini, kegiatan menyasar di SDN 010 Bontang Selatan dengan melibatkan siswa kelas 1 sampai kelas 5 serta para guru, agar memahami langkah penyelamatan saat terjadi keadaan darurat.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bontang, Usman melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Kasful Anwar menyampaikan bahwa, program edukasi ini BPBD ingin memperkuat kediapsiagaan warga sekolah dengan memberikan pemahaman sekaligus praktik langsung mengenai prosedur evakuasi ketika terjadi bencana.
Pun, saat ini tengah menyasar sekolah untuk diberikan sosialisasi dan siumulasi sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapan menghadapi potensi bencana.
“Saat ini kami sedang mengisi sekolah-sekolah untuk diberikan sosialisasi sekaligus simulasi terkait kebencanaan,” ujarnya.
Kata dia, tidak hanha diberi materi, para warga sekolah juga diajak mengikuti simulasi evakuasi secara langsung. Dalam praktik tersebut, mereka diarahkan memahami jalur evakuasi, proses penyelamatan diri, hingga menuju titik kumpul yang telah ditemtukan di lingkungan sekolah.
Pihaknya mengenalkan tahapan evakuasi, mulai dari saar bencana terjadi, cara menuju jalur evakuasi, dan memastikan seluruh warga sekolah berkumpul di titik aman sesuai prosedur.
“Kami praktik langsung bagaimana jalur evakuasinya, kita menyiapkan titik kumpul, bagaimana kita melakukan dari evakuasi dan titik kumpulnya di sekolah,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, BPBD Bontang berharap budaya sadar bencana dapat ditanamkan sejak dini. Dengan latihan yang dikakukan secara langsung, warga sekolah diharapkan tidak panik saat menghadapi situasi darurat dan dapat mengikuti prosedur evakuasi dengan benar.
