BONTANG – Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Bontang berlangsung meriah dengan dihadiri sekitar 4.500 peserta di Lapangan Parkir DPMPTSP, Jumat (1/5/2026). Kegiatan yang digelar Disnaker Bontang ini menjadi ajang mempererat hubungan antara pekerja, pemerintah, dan masyarakat.
Acara dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah, termasuk jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat, lurah, serta Kepala Disnaker Bontang, Asdar Ibrahim. Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti seluruh peserta.
Selanjutnya, Neni Moerniaeni melepas peserta jalan sehat dengan rute melintasi Jalan Awang Long hingga Simpang 3 Ramayana sebelum kembali ke lokasi awal. Antusiasme peserta terlihat sejak pagi mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Panitia juga memberikan ruang bagi perwakilan tiga serikat pekerja untuk menyampaikan aspirasi melalui orasi singkat. Suasana semakin semarak dengan hiburan musik dan pembagian ratusan doorprize, termasuk hadiah utama sepeda listrik yang diraih salah satu peserta dari Satpol PP.
Dalam sambutannya, Neni menekankan komitmen Pemerintah Kota Bontang untuk meningkatkan kesejahteraan para pekerja sekaligus menurunkan tingkat pengangguran. Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah program strategis telah dilaksanakan, dan pada 5 Mei 2026 Bontang direncanakan menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri atas pencapaian tersebut.
Selain itu, Pemkot juga mendorong sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan pekerja, termasuk melalui kebijakan yang mengutamakan 75 persen tenaga kerja lokal di perusahaan baru serta forum HRD yang rutin digelar setiap tiga bulan.
Sebagai bagian dari rangkaian May Day, pemerintah turut menyerahkan santunan Jaminan Kematian kepada tiga ahli waris pekerja secara simbolis, sebagai bentuk kepedulian terhadap perlindungan tenaga kerja di Bontang.
