Mahasiswa Gelar Aksi Damai di DPRD Kutim, Desak Perbaikan Infrastruktur dan Evaluasi Kinerja Aparat

Redaksi Radarkaltim
4 Min Read

Sangatta – Mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kutai Timur (Kutim) menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Kutim, Rabu (04/03/2026). Aksi tersebut dipimpin Koordinator Lapangan (Korlap) Deo Datus Faren dengan jumlah massa sekitar sekira 15 orang.

Setibanya di depan Kantor DPRD Kutim, massa langsung menggelar orasi dan menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah dan pihak terkait.

Dalam orasinya, massa menuntut pemasangan lampu jalan di Road 9 serta perbaikan Jalan Soekarno Hatta, Sangatta Utara, Kutim. Mereka juga meminta pemasangan rambu-rambu lalu lintas di Jalan Soekarno Hatta dan penertiban supeltas (sukarelawan pengatur lalu lintas) di Sangatta.

Selain itu, massa mendesak pengesahan peraturan kapolres terkait perlindungan ojek online (ojol) serta menyuarakan tuntutan pencopotan kapolres Kutim.

Korlap Deo Datus Faren turut menyoroti kondisi infrastruktur dan pelayanan lalu lintas yang dinilai belum optimal.

“Jalan rusak, pemerintah rusak. Satlantasnya absen, warga yang piket,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kutim, Jimmi, menemui langsung massa aksi dan memberikan tanggapan atas aspirasi yang disampaikan. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi sikap tertib para mahasiswa yang tetap menyampaikan aspirasi meski dalam kondisi cuaca panas di bulan Ramadan.

Baca Juga:  Nekat Ancam Pengendara Pakai Sajam Dekat Mako Polda Kaltim, Pria Bertato Ini Langsung Dibekuk Polisi

Dia menjelaskan, Road 9 berstatus sebagai jalan provinsi sehingga menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Pemerintah kabupaten, kata dia, tidak dapat melakukan intervensi langsung tanpa koordinasi dan izin dari pemerintah provinsi maupun instansi terkait.

Terkait Jalan Soekarno Hatta, Jimmi menyampaikan, secara historis jalan tersebut merupakan milik perusahaan tambang swasta yang awalnya digunakan untuk operasional perusahaan.

“Status ini membuat tanggung jawab pemeliharaan tidak sepenuhnya berada di pemerintah daerah,” jelasnya.

Meski demikian, DPRD akan mendorong koordinasi dengan pihak perusahaan guna meningkatkan kualitas jalan.

Beberapa titik yang menjadi perhatian di antaranya turunan menuju kantor Dispora Kutim yang masih menunggu stabilisasi lahan akibat potensi pergerakan tanah, serta area depan Christian Center yang terdampak persoalan drainase dan irigasi.

Lebih lanjut, mengenai rambu-rambu lalu lintas, Jimmi menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kutim untuk melakukan evaluasi di titik-titik yang dianggap rawan.

Sementara terkait supeltas, ia menyebut sebelumnya telah dilakukan penertiban. Namun, yang bersangkutan kembali beraktivitas sehingga diperlukan penanganan lanjutan bersama Satlantas Polres Kutim.

Baca Juga:  Daftar Kabupaten/Kota dengan Biaya Hidup Tertinggi di Kalimantan Timur

Terkait tuntutan pengesahan peraturan kapolres mengenai perlindungan ojol, Jimmi menegaskan hal tersebut merupakan ranah internal kepolisian.

“DPRD tidak memiliki kewenangan untuk mengesahkan atau mencabut peraturan di lingkungan Polres. Namun, kami akan berkoordinasi dengan kapolres untuk meminta klarifikasi terkait regulasi tersebut,” tegasnya.

Adapun tuntutan pencopotan kapolres Kutim, menurutnya, bukan kewenangan DPRD karena mekanismenya berada dalam struktur internal Polri di tingkat yang lebih tinggi. Meski demikian, aspirasi mahasiswa tetap akan diteruskan sebagai bentuk tanggung jawab moral lembaga.

“Kami sepakat bahwa Kutai Timur, khususnya Sangatta, harus menjadi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif bagi pelajar, pekerja, dan seluruh masyarakat. DPRD hadir untuk menerima dan memperjuangkan aspirasi sesuai dengan kewenangan yang ada,” tutur Jimmi.

Aksi damai tersebut berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan dan berakhir tanpa insiden. Massa aksi menyatakan akan kembali menggelar demonstrasi dengan jumlah peserta yang lebih besar apabila tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait. (*)

Share This Article
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

cuaca 228000566

cuaca 228000567

cuaca 228000568

cuaca 228000569

cuaca 228000570

cuaca 228000571

cuaca 228000572

cuaca 228000573

cuaca 228000574

cuaca 228000575

cuaca 228000576

cuaca 228000577

cuaca 228000578

cuaca 228000579

cuaca 228000580

cuaca 228000581

cuaca 228000582

cuaca 228000583

cuaca 228000584

cuaca 228000585

cuaca 228000586

cuaca 228000587

cuaca 228000588

cuaca 228000589

cuaca 228000590

cuaca 228000591

cuaca 228000592

cuaca 228000593

cuaca 228000594

cuaca 228000595

cuaca 228000596

cuaca 228000597

cuaca 228000598

cuaca 228000599

cuaca 228000600

cuaca 228000601

cuaca 228000602

cuaca 228000603

cuaca 228000604

cuaca 228000605

cuaca 228000606

cuaca 228000607

cuaca 228000608

cuaca 228000609

cuaca 228000610

cuaca 228000611

cuaca 228000612

cuaca 228000613

cuaca 228000614

cuaca 228000615

cuaca 228000616

cuaca 228000617

cuaca 228000618

cuaca 228000619

cuaca 228000620

cuaca 228000621

cuaca 228000622

cuaca 228000623

cuaca 228000624

cuaca 228000625

cuaca 228000626

cuaca 228000627

cuaca 228000628

cuaca 228000629

cuaca 228000630

info 328000511

info 328000512

info 328000513

info 328000514

info 328000515

info 328000516

info 328000517

info 328000518

info 328000519

info 328000520

info 328000521

info 328000522

info 328000523

info 328000524

info 328000525

info 328000526

info 328000527

info 328000528

info 328000529

info 328000530

info 328000531

info 328000532

info 328000533

info 328000534

info 328000535

info 328000536

info 328000537

info 328000538

info 328000539

info 328000540

info 328000541

info 328000542

info 328000543

info 328000544

info 328000545

info 328000546

info 328000547

info 328000548

info 328000549

info 328000550

berita 428009016

berita 428009617

berita 428010218

berita 428010819

berita 428011420

analisis rtp 428011421

manajemen modal 428011422

variabel rtp live 428011423

algoritma kasino 428011424

efisiensi rtp 428011425

distribusi scatter 428011426

respon rtp 428011427

volatilitas livecasino 428011428

data rtp sweetbonanza 428011429

algoritma scatter 428011430

metrik rtp 428011431

interface server 428011432

fluktuasi rtp 428011433

log historis 428011434

komparatif rtp 428011435

berita 428011421

berita 428011422

berita 428011423

berita 428011424

berita 428011425

berita 428011426

berita 428011427

berita 428011428

berita 428011429

berita 428011430

berita 428011431

berita 428011432

berita 428011433

berita 428011434

berita 428011435

berita 428011436

berita 428011437

berita 428011438

berita 428011439

berita 428011440

berita 428011441

berita 428011442

berita 428011443

berita 428011444

berita 428011445

berita 428011446

berita 428011447

berita 428011448

berita 428011449

berita 428011450

kajian 638000001

kajian 638000002

kajian 638000003

kajian 638000004

kajian 638000005

kajian 638000006

kajian 638000007

kajian 638000008

kajian 638000009

kajian 638000010

kajian 638000011

kajian 638000012

kajian 638000013

kajian 638000014

kajian 638000015

kajian 638000016

kajian 638000017

kajian 638000018

kajian 638000019

kajian 638000020

kajian 638000021

kajian 638000022

kajian 638000023

kajian 638000024

kajian 638000025

kajian 638000026

kajian 638000027

kajian 638000028

kajian 638000029

kajian 638000030

article 788000001

article 788000002

article 788000003

article 788000004

article 788000005

article 788000006

article 788000007

article 788000008

article 788000009

article 788000010

article 788000011

article 788000012

article 788000013

article 788000014

article 788000015

news-1701