Kaltim Mulai Diguyur Hujan, Harapan Baru di Tengah Ancaman Karhutla Kaltim

Redaksi Wy
2 Min Read

KALTIM – Sejumlah wilayah di Kalimantan Timur mulai kembali diguyur hujan ringan setelah dilanda cuaca kering selama beberapa pekan terakhir. Kondisi tersebut terpantau di Samarinda, Balikpapan, hingga sejumlah wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) pada Senin (24/8/2026).

Di Samarinda, langit mulai diselimuti awan mendung sejak pagi. Sejumlah kawasan bahkan sempat diguyur gerimis. Kondisi serupa juga terjadi di Balikpapan, dengan hujan ringan turun di beberapa wilayah meski belum merata.

Turunnya hujan menjadi angin segar di tengah meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat kondisi kering serta munculnya titik panas di sejumlah wilayah Kaltim.

Hujan tersebut juga berlangsung ketika Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tengah dilaksanakan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersama BMKG dan TNI Angkatan Udara.

Operasi modifikasi cuaca telah dimulai sejak Sabtu (22/8/2026) dan dijadwalkan berlangsung hingga 27 Agustus 2026.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Djoko Sumardiono, sebelumnya menyebut wilayah Kaltim sempat tidak diguyur hujan selama sekitar dua pekan akibat kondisi musim kemarau.

Baca Juga:  Isran Noor Sebut Lexus Masih Ada, Sentil Alasan Pengadaan Mobil Dinas Baru

Gerimis yang mulai turun di sejumlah daerah pun disambut positif masyarakat. Meski intensitasnya masih ringan dan belum merata, hujan diharapkan dapat membantu meningkatkan kelembapan tanah, mengurangi dampak kekeringan, serta menekan potensi karhutla.

Jika hujan kembali turun dengan intensitas lebih tinggi dan merata, kondisi tersebut diharapkan menjadi kabar baik bagi masyarakat Kaltim yang selama beberapa pekan terakhir menghadapi cuaca panas dan kering.

Share This Article