BONTANG – Pemeriksaan CT-Scan dapat dilakukan dengan maupun tanpa menggunakan zat kontras. Perbedaan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan pemeriksaan dan bagian tubuh yang hendak dilihat.
Kepala Ruangan Radiologi RSUD Taman Husada Bontang, Sukamto mengatakan, penggunaan kontras dalam pemeriksaan CT-Scan ditentukan berdasarkan kebutuhan medis dan permintaan dokter.
“Kontras itu digunakan sesuai dengan kebutuhan pemeriksaan. Tidak semua pemeriksaan CT-Scan harus menggunakan kontras,” kata Sukamto.
Menurutnya, CT-Scan tanpa kontras tetap dapat memberikan gambaran kondisi bagian tubuh tertentu. Pemeriksaan ini dapat digunakan, misalnya, untuk melihat struktur tulang maupun kondisi tertentu pada kepala dan organ lainnya, tergantung indikasi pemeriksaan.
Sementara itu, pemeriksaan dengan kontras menggunakan zat khusus yang diberikan kepada pasien untuk membantu memperjelas gambaran struktur atau jaringan tertentu pada hasil CT-Scan.
Dengan penggunaan kontras, beberapa jaringan, pembuluh darah, maupun kelainan tertentu dapat terlihat lebih jelas sehingga membantu dokter dalam melakukan penilaian terhadap kondisi pasien.
“Kalau menggunakan kontras, gambaran tertentu bisa lebih jelas. Tetapi kembali lagi, semuanya sesuai dengan kebutuhan pemeriksaan pasien,” ujarnya.
Sukamto menegaskan, pasien tidak dapat menentukan sendiri apakah pemeriksaan CT-Scan harus menggunakan kontras atau tidak.
Pemeriksaan dilakukan berdasarkan indikasi medis dan saran dokter yang menangani pasien. Dokter akan menentukan jenis pemeriksaan yang diperlukan berdasarkan keluhan, kondisi pasien, serta tujuan pemeriksaan.
Sebelum menjalani CT-Scan, pasien juga perlu mengikuti persiapan yang diberikan petugas radiologi. Persiapan dapat berbeda tergantung jenis pemeriksaan, terutama apabila pemeriksaan membutuhkan penggunaan zat kontras.
“Persiapannya tergantung pemeriksaannya. Kalau menggunakan kontras, biasanya ada persiapan tertentu yang harus dilakukan pasien,” jelasnya.
Pasien yang akan menjalani pemeriksaan juga perlu menyampaikan kepada petugas apabila memiliki riwayat alergi, sedang mengonsumsi obat tertentu, atau memiliki kondisi medis yang perlu diperhatikan.
Untuk pemeriksaan tertentu dengan kontras, pasien dapat diminta mengikuti instruksi seperti berpuasa atau menjalani pemeriksaan laboratorium sesuai kebutuhan dan kebijakan pelayanan rumah sakit.
Karena itu, Sukamto mengimbau pasien mengikuti seluruh petunjuk dari dokter dan petugas radiologi sebelum menjalani pemeriksaan.
“Yang paling penting pasien mengikuti arahan dokter dan petugas radiologi. Jangan menentukan sendiri pemeriksaannya menggunakan kontras atau tidak,” pungkasnya.
