TENGGARONG – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Desa Kedang Murung, RT 06, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 15.00 WITA. Insiden tersebut menghanguskan dua unit rumah kayu milik warga bernama Ujul dan Adul.
Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan sekitar, diperparah oleh tiupan angin kencang. Kedua rumah yang terbakar diketahui berdampingan dengan bangunan sarang burung walet, sehingga warga berupaya keras mencegah api meluas ke area tersebut.
Dalam upaya pemadaman, warga bergerak cepat secara gotong royong. Mengingat lokasi berada di tepi perairan, mereka memanfaatkan mesin pompa air yang diangkut menggunakan perahu untuk menyedot air dari sungai dan menyemprotkannya ke titik api.
Salah satu warga, Indah, mengungkapkan bahwa proses pemadaman dilakukan melalui jalur sungai. “Angin yang sangat kencang sempat membuat api berembus dan merambat cepat ke rumah sebelah,” ujarnya saat melakukan siaran langsung di media sosial.
Suasana di lokasi sempat mencekam ketika pemilik rumah berteriak meminta tolong melihat kobaran api melalap harta benda mereka. Kepanikan semakin meningkat setelah warga mendengar dua kali ledakan keras yang diduga berasal dari tabung gas elpiji.
Peristiwa tersebut juga sempat terekam dalam siaran langsung di media sosial warga, yang memperlihatkan detik-detik kepanikan saat api terus membesar.
Setelah berjibaku selama kurang lebih 30 menit, warga akhirnya berhasil mengendalikan api sekitar pukul 15.37 WITA. Meski dua rumah ludes terbakar, upaya cepat tersebut berhasil menyelamatkan bangunan lain di sekitar lokasi.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah mengingat sebagian besar bangunan berbahan kayu.
