BONTANG – Kota Bontang memastikan anggaran Rp4,4 miliar untuk keikutsertaan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026 di Kabupaten Paser. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional kontingen selama mengikuti pertandingan pada November mendatang.
Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, mengatakan angka tersebut telah disepakati dalam APBD Perubahan 2026. Nilainya lebih rendah dari usulan awal KONI Bontang sebesar Rp7 miliar untuk membiayai keberangkatan 913 orang.
“Awalnya sempat turun menjadi Rp2,2 miliar. Alhamdulillah, dalam APBD Perubahan 2026 akhirnya disepakati Rp4,4 miliar,” ujar Andi Faizal dalam Rapat Kerja KONI Bontang, Sabtu (29/8/2026).
Menurutnya, anggaran tersebut diprioritaskan untuk kebutuhan operasional atlet dan kontingen selama berada di lokasi Porprov. Sementara kebutuhan seragam kontingen akan dicarikan melalui dukungan perusahaan. KONI diminta segera menyiapkan proposal untuk diajukan kepada perusahaan berdasarkan masing-masing cabang olahraga.
“KONI bisa segera berkoordinasi dengan perusahaan. Saya kira perusahaan akan mendukung, karena ini bagian dari upaya memastikan seluruh atlet mendapatkan fasilitas yang layak,” sambungnya.
Plt Ketua KONI Bontang, Fahri, menjelaskan alokasi Rp4,4 miliar akan difokuskan pada kebutuhan akomodasi setiap cabang olahraga selama pelaksanaan Porprov. Dari total 913 anggota kontingen, sebanyak 730 orang merupakan atlet, sedangkan sisanya terdiri dari pelatih, official, dan pendamping.
Fahri menegaskan keterbatasan anggaran tidak menyurutkan target prestasi. Setiap atlet yang diberangkatkan diharapkan mampu bersaing dan membawa pulang medali bagi Bontang. “Anggaran Rp4,4 miliar sudah disesuaikan dengan kondisi keuangan. Fokus kami tetap pada pembinaan agar atlet yang bertanding mampu meraih prestasi,” tuturnya. (*)
