Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Penginapan Samarinda, Polisi Selidiki Kronologi

Redaksi Wy
3 Min Read

SAMARINDA – Seorang pria berinisial MR ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar penginapan di kawasan Jalan Wiratama, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Kamis (24/9/2026) malam.

MR ditemukan tidak bernyawa di kamar 307 yang berada di lantai tiga penginapan sekitar pukul 21.00 WITA.

Polisi masih menyelidiki kondisi dan rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan meninggal dunia. Dari pemeriksaan awal tim Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pamapta I Polresta Samarinda Ipda Sofian Adi Cahyono mengatakan, korban pertama kali diketahui dalam kondisi tidak bergerak setelah pihak penginapan mendapat informasi dari seorang perempuan yang disebut sebagai teman korban.

“Identifikasi awal dari tim Inafis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kurang lebih kematian sekitar empat sampai lima jam,” jelas Sofian.

Perempuan tersebut diketahui turun dari lantai tiga dan kemudian memberitahu petugas resepsionis bahwa terdapat seorang pria di dalam kamar yang tidak bergerak.

Resepsionis kemudian mendatangi kamar 307 dan mendapati MR sudah dalam posisi terbaring di atas kasur.

Baca Juga:  Penemuan Mayat di Bukit Pelangi Sangatta, Diduga Bocah Korban Penculikan dengan Tebusan Rp200 Juta

Pihak penginapan selanjutnya menghubungi layanan kesehatan untuk memberikan pertolongan. Namun, setelah petugas kesehatan tiba di lokasi, MR dinyatakan telah meninggal dunia.

Seorang saksi, Imam Tohirin, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengaku menerima informasi langsung dari perempuan yang turun dari lantai tiga.

“Dia bilang, Mas, Mas, tolongin itu ada Mas masnya di kamar. Itu di lantai 3. Dia bilang enggak gerak,” kata Imam.

Imam kemudian menuju kamar tersebut dan melihat korban sudah terbaring di atas kasur.

Ia selanjutnya menghubungi ambulans. Kendaraan medis tiba di lokasi kurang dari 10 menit setelah dihubungi.

Saat proses evakuasi hendak dilakukan, perempuan yang sebelumnya memberikan informasi tersebut disebut sudah meninggalkan lokasi.

Sebelum pergi, perempuan tersebut sempat menyerahkan telepon seluler milik korban kepada Imam.

Polisi menyebut perempuan tersebut merupakan teman korban. Keterangannya kini menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengetahui aktivitas dan kondisi korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Setelah proses penanganan di lokasi, jenazah MR dievakuasi ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga:  Baru Sebulan Menikah, Perempuan Asal Teluk Pandan Hilang Setelah Pamit Berangkat Kerja

Polisi masih mendalami kronologi kejadian, termasuk aktivitas korban sebelum berada di kamar penginapan tersebut.

Hingga saat ini, polisi belum menyampaikan penyebab pasti kematian MR. Hasil pemeriksaan lebih lanjut akan menjadi bagian dari proses penyelidikan.

Share This Article