Sudah Rampung, Dua Dapur SPPG Bontang Mangkrak Sejak Awal 2026

Redaksi Wy
2 Min Read

BONTANG – Dua bangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Bontang yang telah rampung sejak awal 2026 hingga kini belum juga beroperasi.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang. Pasalnya, kedua fasilitas itu dibangun di atas lahan milik pemerintah daerah dan seharusnya dapat dimanfaatkan untuk memperluas penerima program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Wali Kota Bontang Neni Moernaeni mendesak agar dua dapur SPPG tersebut segera difungsikan. Menurutnya, pengoperasian fasilitas itu berpotensi menambah sekitar 4.000 penerima manfaat MBG di Bontang.

“Kalau dua dapur itu beroperasi, asumsi penerima MBG bisa diperluas sekitar 4 ribuan. Sayang kan kalau tidak dioperasikan. Itu lahan Pemkot loh yang diberikan,” ujar Neni.

Dua dapur SPPG tersebut masing-masing berada di Jalan Pattimura, Kelurahan Api-Api, dan Kelurahan Gunung Telihan.

Selain memperluas cakupan penerima MBG, Neni menilai pengoperasian dapur tersebut juga dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Ia meminta mitra pengelola SPPG untuk melibatkan pelaku usaha lokal maupun yayasan di Bontang.

Baca Juga:  Sempat Dibekukan, 9 Dapur MBG di Bontang Kembali Beroperasi, 13 Ribu Siswa Kembali Nikmati Makanan Bergizi Gratis

Menurutnya, keberadaan SPPG tidak hanya berkaitan dengan penyediaan makanan bergizi, tetapi juga dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat di sekitar lokasi.

“Kalau dibiarkan lama, nanti justru bangunan itu rusak. Keluar uang lagi untuk perawatannya,” sambungnya.

Pemkot Bontang pun berharap persoalan yang membuat dua dapur SPPG tersebut belum beroperasi dapat segera diselesaikan. Sebab, fasilitas yang sudah tersedia dinilai sayang jika dibiarkan tidak termanfaatkan.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi Kepala Regional SPPG Bontang, Surya, terkait alasan kedua dapur tersebut belum beroperasi.

Namun, pesan singkat dan sambungan telepon belum dapat terhubung. Kontak person media juga disebut telah diblokir.

Berdasarkan pantauan Klik Kaltim, kedua bangunan dapur SPPG tersebut diketahui dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Kini, Pemkot Bontang mendorong agar fasilitas tersebut segera dimanfaatkan sehingga perluasan program MBG dan potensi penyerapan tenaga kerja lokal dapat direalisasikan.

Share This Article