Job Fair Samarinda 2026 Membludak, 1.900 Pelamar Rebutkan 764 Lowongan dari 34 Perusahaan

Redaksi Wy
5 Min Read

SAMARINDA – Antusiasme masyarakat terhadap Mahakam Job Fair 2026 membludak. Sebanyak 1.900 pencari kerja memadati hari pertama bursa kerja yang digelar di Samarinda Square, Kamis (23/7/2026).

Jumlah tersebut jauh melampaui 764 lowongan pekerjaan yang disediakan oleh 34 perusahaan peserta. Tingginya angka pencari kerja ini menjadi gambaran masih besarnya kebutuhan lapangan pekerjaan di Kota Samarinda, terlebih sejak pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang memicu meningkatnya arus urbanisasi ke Kalimantan Timur.

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan, meningkatnya jumlah pencari kerja merupakan konsekuensi dari posisi Samarinda sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur sekaligus pusat ekonomi dan jasa yang menjadi tujuan masyarakat dari berbagai daerah.

Menurutnya, fenomena tersebut semakin terasa setelah pembangunan IKN berjalan dan mendorong mobilitas penduduk menuju Samarinda.

“Kebutuhan akan pekerjaan setiap tahun pasti meningkat. Samarinda bukan hanya melayani penduduknya sendiri, tetapi juga menjadi tujuan masyarakat dari dalam maupun luar Kalimantan Timur yang datang mencari pekerjaan,” ujar Andi Harun saat membuka Mahakam Job Fair 2026.

Dengan jumlah pencari kerja yang mencapai 1.900 orang, persaingan memperoleh pekerjaan dalam bursa kerja tahun ini tergolong cukup tinggi.

Baca Juga:  Polsek Samarinda Kota Ungkap Kasus Curanmor, Dua Pelaku Diamankan

Pasalnya, perusahaan peserta hanya membuka 764 formasi yang tersebar pada 129 jenis jabatan, sehingga tidak seluruh pelamar berpeluang langsung memperoleh pekerjaan.

Andi Harun mengakui kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dalam mengelola sektor ketenagakerjaan.

“Kami terus bersinergi dengan dunia usaha dan industri supaya kebutuhan tenaga kerja yang ada lebih dulu bisa diisi oleh warga Samarinda,” katanya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Samarinda terus memperkuat kemitraan dengan dunia usaha agar perusahaan yang beroperasi di kota tersebut memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan kompetensi.

Selain memperluas akses terhadap lapangan pekerjaan, Pemkot Samarinda juga akan memperkuat program peningkatan keterampilan masyarakat melalui Balai Latihan Kerja (BLK) serta Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kalimantan Timur.

Menurut Andi, peningkatan kompetensi menjadi strategi jangka panjang agar masyarakat tidak hanya bergantung pada bursa kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri.

“Kalau mereka memiliki keterampilan khusus, mereka tidak harus terus bergantung pada job fair. Mereka bisa membuka usaha sendiri dan menjadi wirausaha,” jelasnya.

Baca Juga:  Residivis Narkoba Kembali Berulah, 10 Paket Sabu Seberat 2,74 Gram Gagal Beredar di Muara Badak

Ia memastikan program pengembangan sumber daya manusia tetap menjadi salah satu prioritas dalam penyusunan APBD Kota Samarinda Tahun 2027, meskipun pemerintah masih menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Samarinda, Yuyum Puspitaningrum, menjelaskan bahwa hingga pukul 09.00 WITA pada hari pertama pelaksanaan, sebanyak 1.900 pencari kerja telah melakukan registrasi.

Mahakam Job Fair 2026 menghadirkan 34 perusahaan dari berbagai sektor usaha, mulai dari perbankan, pembiayaan, perdagangan, kesehatan, jasa, pendidikan, manufaktur, hingga pertambangan.

“Hingga pukul 09.00 Wita tadi pagi, sudah sekitar 1.900 pencari kerja mengisi formulir pendaftaran,” ujar Yuyum.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Dinas Ketenagakerjaan Kota Samarinda juga memperkenalkan sistem auto matching melalui platform tepian.samarindakota.go.id.

Melalui sistem tersebut, pencari kerja dapat memperoleh rekomendasi lowongan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan, pengalaman, maupun kompetensi yang dimiliki. Di sisi lain, perusahaan juga dapat lebih mudah menemukan kandidat yang memenuhi kualifikasi.

“Harapannya, proses rekrutmen menjadi lebih cepat, lebih tepat sasaran, dan seluruh lowongan yang tersedia bisa terisi,” katanya.

Baca Juga:  Bocah Malang di Kutim Tewas Mengenaskan, Disiksa Ayah Kandung dan Ibu Tiri

Mahakam Job Fair 2026 berlangsung selama 23–24 Juli 2026 di Samarinda Square Lantai 3 dengan mengusung tema “Mengalir Menuju Samarinda Maju”.

Puluhan perusahaan nasional dan regional turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, di antaranya sektor perbankan, otomotif, pembiayaan, ritel, kesehatan, properti, pendidikan, hingga perkebunan.

Beberapa perusahaan peserta antara lain PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), PT Astra International Tbk (Honda), PT Indomarco Prismatama (Indomaret), PT Lotte Shopping Indonesia, PT Bank BTPN Syariah Tbk, PT BFI Finance Tbk, PT Mandiri Utama Finance, PrimeCare Samarinda, PT Swapro International, PT Sutindo Raya Mulia, Mitra10, serta puluhan perusahaan lainnya yang membuka peluang kerja bagi lulusan SMA/SMK hingga perguruan tinggi.

Pemerintah Kota Samarinda berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur sebagai daerah penyangga IKN.

Share This Article