BONTANG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di kawasan Plant 53 PT Badak LNG, Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Barat, Rabu (15/7/2026) siang. Titik api muncul di lokasi yang sehari sebelumnya juga terbakar, sehingga tim gabungan kembali dikerahkan untuk mencegah api meluas.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Usman, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ismail mengatakan, lahan yang terbakar merupakan kawasan semak belukar. Untuk mempercepat penanganan, BPBD mengerahkan satu unit mobil KPHP, satu unit mobil tangki, serta enam personel ke lokasi kejadian.
Pemadaman dilakukan secara terpadu dengan fokus mengisolasi titik api agar tidak merambat ke area lain di sekitar kawasan perusahaan.
“Yang terlibat di lapangan sementara BPBD Bontang, Fire PT Badak LNG, Security PT Badak LNG, Inafis Polres Bontang, Manggala Agni, RS Badak, dan pihak Kelurahan Satimpo,” ujar Ismail, Rabu (15/7/2026).
Ia menjelaskan, cuaca panas pada siang hari menjadi tantangan tersendiri karena membuat semak belukar yang kering mudah kembali terbakar sehingga proses pemadaman membutuhkan upaya pendinginan secara menyeluruh.
Hingga berita ini ditulis, personel BPBD bersama Fire PT Badak LNG dan tim gabungan masih berjibaku memadamkan api di lokasi. Penyemprotan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran susulan.
“Kami mengimbau seluruh pihak tetap meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau yang diperkirakan masih berlangsung beberapa hari ke depan,” tutup Ismail. (*)
