BONTANG – Sebanyak 310 siswa kelas IX SMP Negeri 1 Bontang mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2026. Tingginya jumlah peserta membuat pelaksanaan ujian dibagi ke dalam dua gelombang agar seluruh siswa dapat mengikuti tes dengan optimal.
Kepala SMP Negeri 1 Bontang melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Kustiami, mengatakan seluruh siswa kelas IX terdaftar sebagai peserta TKA tahun ini.
“Total ada 310 siswa yang mengikuti TKA. Karena jumlah pesertanya cukup banyak, pelaksanaan ujian dibagi menjadi dua gelombang,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Dalam pelaksanaannya, sekolah memanfaatkan tiga ruang ujian, yakni Ruang Multi 1, Multi 2, dan Laboratorium Komputer. Masing-masing ruangan diisi oleh 25 peserta dalam setiap sesi.
Dengan skema tersebut, sebanyak 75 siswa dapat mengikuti ujian secara bersamaan dalam satu sesi.
“Setiap ruang diisi 25 siswa, sehingga total ada 75 peserta dalam satu sesi. Pelaksanaan ujian berlangsung hingga tiga sesi dalam sehari,” jelas Kustiami.
Ia menerangkan, pada gelombang pertama ujian dilaksanakan penuh dalam tiga sesi. Sementara untuk gelombang kedua, pelaksanaan hanya menggunakan dua sesi terakhir sesuai dengan jumlah peserta yang tersisa.
Dari sisi sarana dan prasarana, SMP Negeri 1 Bontang memastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan TKA dipenuhi menggunakan fasilitas milik sekolah. Laboratorium komputer dan Ruang Multi 1 menggunakan perangkat komputer, sedangkan Ruang Multi 2 memanfaatkan Chromebook yang telah disiapkan sekolah.
Menurut Kustiami, kesiapan perangkat menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung kelancaran ujian berbasis digital tersebut.
“Semua fasilitas kami siapkan sendiri, baik komputer maupun Chromebook yang digunakan peserta selama pelaksanaan TKA,” katanya.
Pihak sekolah berharap seluruh siswa dapat mengikuti ujian dengan baik dan memperoleh hasil maksimal. Selain menjadi bagian dari evaluasi akademik, TKA juga diharapkan mampu memberikan gambaran kemampuan peserta didik sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Dengan dukungan fasilitas yang memadai dan pelaksanaan yang terstruktur, SMP Negeri 1 Bontang optimistis seluruh rangkaian TKA 2026 dapat berjalan lancar hingga selesai.
