BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026. Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah memastikan pasokan listrik dan jaringan internet tetap stabil selama ujian berlangsung.
Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparudin, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan sejumlah instansi dan penyedia layanan guna mengantisipasi potensi gangguan teknis yang dapat menghambat jalannya ujian.
Menurutnya, surat resmi akan dikirimkan kepada PLN dan Telkom sebagai langkah preventif agar layanan listrik maupun internet tetap berjalan optimal selama pelaksanaan TKA.
“Kami akan bersurat ke PLN dan Telkom untuk memastikan pasokan listrik dan jaringan internet tetap stabil saat pelaksanaan TKA,” kata Saparudin, Rabu (1/4/2026).
Selain menjalin koordinasi dengan pihak terkait, Disdikbud Bontang juga telah melaksanakan gladi bersih atau simulasi pelaksanaan ujian. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menguji kesiapan perangkat, sistem, serta sarana pendukung lainnya sebelum hari pelaksanaan.
Dari hasil simulasi yang dilakukan, tidak ditemukan kendala berarti. Seluruh perangkat pendukung dinilai berfungsi dengan baik dan tidak ada laporan gangguan yang berpotensi menghambat proses ujian.
Saparudin menjelaskan, kesiapan teknis menjadi aspek penting karena TKA membutuhkan dukungan sistem digital yang bergantung pada kestabilan listrik dan koneksi internet. Oleh sebab itu, berbagai langkah antisipasi dilakukan sejak dini untuk meminimalkan risiko gangguan.
“Melalui simulasi yang telah dilakukan, sejauh ini tidak ditemukan masalah teknis. Kami berharap saat pelaksanaan nanti seluruh proses dapat berjalan lancar tanpa hambatan,” ujarnya.
Disdikbud Bontang optimistis pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik 2026 dapat berlangsung tertib dan sukses. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai serta koordinasi lintas sektor, peserta diharapkan dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan fokus tanpa terganggu masalah teknis.
