Bontang – SMPN 5 Bontang Utara terus mematangkan persiapan menghadapi Asesmen Satuan Pendidikan (ASP) 2026 dengan mengintensifkan pelaksanaan ujian simulasi bagi siswa kelas IX.
Simulasi ini digelar sebagai langkah untuk mengukur kesiapan siswa sekaligus memastikan aspek teknis pelaksanaan ujian berjalan optimal sebelum ASP utama yang dijadwalkan pada Mei mendatang.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 5 Bontang Utara, Sari Indrawati, menjelaskan bahwa kegiatan simulasi telah dilaksanakan dalam beberapa tahap sepanjang April.
“Persiapan ASP kami lakukan melalui simulasi ujian. Tahap pertama berlangsung 20 hingga 22 April, kemudian dilanjutkan lagi pada 24 April lalu,” ujarnya saat ditemui, Selasa (28/04/2026).
Ia menyebutkan, simulasi mencakup tujuh mata pelajaran yang akan diujikan dalam ASP tingkat kota. Penyusunan soal dilakukan secara bersama oleh seluruh SMP di Bontang guna menyamakan standar penilaian.
“Simulasi ini mencakup tujuh mata pelajaran yang nantinya akan diujikan dalam ASP,” tegasnya.
ASP sendiri direncanakan berlangsung pada 4 hingga 7 Mei 2026 dan menjadi ujian akhir bagi siswa kelas IX. Tahun ini, jumlah peserta di SMPN 5 Bontang Utara mencapai 210 siswa yang terbagi dalam enam rombongan belajar.
Dalam pelaksanaannya, setiap ruang ujian akan diisi 20 siswa. Dengan skema tersebut, sekolah menyiapkan 11 ruang ujian guna mendukung kelancaran kegiatan.
Sari menambahkan, sistem ujian yang digunakan bersifat semi daring. Siswa terlebih dahulu mengerjakan soal di kertas, kemudian pada lima menit terakhir memindahkan jawaban ke platform digital.
“Pengisian di Google Form hanya untuk memasukkan jawaban dari hasil yang sudah dikerjakan di kertas,” pungkasnya.
