BONTANG – SMP Negeri 1 Bontang mengalokasikan 40 persen kuota SPMB 2026 untuk jalur domisili. Jalur ini memprioritaskan calon siswa yang tinggal paling dekat dengan sekolah, khususnya dalam radius maksimal 400 meter.
Kepala SMPN 1 Bontang, Riyanto, menjelaskan mekanisme jalur domisili masih mengacu pada aturan tahun sebelumnya dan tidak mempertimbangkan nilai akademik.
“Juknisnya tidak berubah. Untuk jalur domisili tidak melihat nilai, yang penting jarak tempat tinggal,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Dalam jalur ini, seleksi dilakukan murni berdasarkan kedekatan lokasi rumah dengan sekolah. Semakin dekat jarak tempat tinggal calon siswa, maka peluang diterima semakin besar.
Ketentuan radius maksimal 400 meter pun tetap diberlakukan dalam proses seleksi tahun ini.
Pendaftaran jalur domisili dibuka pada 2–4 Juni 2026, bersamaan dengan jalur afirmasi. Hasil seleksi diumumkan pada 5 Juni 2026.
Sementara itu, jalur prestasi dibuka pada 8–10 Juni 2026, dengan pengumuman pada 11 Juni 2026.
Peserta yang dinyatakan lolos wajib melakukan daftar ulang pada 12–17 Juni 2026.
Informasi kuota jalur domisili SMPN 1 Bontang 2026 ini penting bagi calon siswa dan orang tua, terutama yang tinggal dekat sekolah, untuk memaksimalkan peluang lolos dalam proses SPMB.
