Bontang – Niat menikmati malam di Pulau Beras Basah berubah menjadi pengalaman tak menyenangkan bagi rombongan wisatawan asal Kelurahan Berbas Pantai, Bontang Selatan.
Insiden ini viral setelah video singkat menampilkan seorang pria paruh baya mengenakan kaos kuning dan senter di kepala memarahi rombongan yang sedang makan bersama. Pria itu terdengar menuduh mereka mencuri dengan nada tinggi.
Herlin Anggereani, salah satu wisatawan, menceritakan kejadian terjadi pada Rabu (25/3/2026) malam, bertepatan libur sekolah menjelang Lebaran. Rombongan sekitar 50 orang, termasuk anak-anak yatim, berkemah mandiri di area tenda warga.
Karena keterbatasan ruang, mereka menggelar terpal di bawah tenda warga yang hanya tersisa atap.
“Posisinya alas terpal sudah disimpan, tinggal atapnya saja. Kami gelar terpal sebentar untuk makan, habis itu kami bereskan,” kata Herlin.
Namun, pria pengelola tenda datang dan melarang mereka berada di lokasi, meski rombongan sudah menjelaskan maksudnya.
“Kami cuma pinjam tempat sebentar untuk anak-anak makan. Sudah kami sampaikan akan dibersihkan, tapi malah diusir dan dituduh pencuri,” keluh Herlin.
Rombongan sengaja membawa tenda sendiri untuk menekan biaya, mengingat tarif sewa mencapai Rp125 ribu.
Selain cekcok, wisatawan juga mengeluhkan minimnya fasilitas, seperti toilet umum yang terkunci dan tidak adanya petugas resmi yang berjaga.
“Harusnya ada petugas yang siaga di lokasi, agar kami tahu harus mengadu ke siapa. Apalagi ini objek wisata resmi pemerintah,” tegas Herlin.
(sumber: Bontangpost)
