BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mengusulkan sembilan sekolah menengah pertama (SMP), baik negeri maupun swasta, untuk masuk dalam program revitalisasi tahun 2026 dari pemerintah pusat.
Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang, Nuryadi Bakhtiar, menyebut sebagian besar sekolah yang diusulkan akan mendapatkan perbaikan bangunan dengan berbagai kategori.
“Mayoritas masuk rehab, mulai dari ringan hingga berat. Ada juga yang diusulkan penggantian atap,” ujarnya, Rabu (15/04/2026).
Ia menjelaskan, SMPN 4 dan SMPN 5 masuk dalam kategori rehab ringan. Sementara SMP YKP Monamas diusulkan untuk rehab berat.
Kemudian, SMPN 6, SMPN 9, Yabis, dan SMP Advent termasuk dalam kategori rehab umum. Untuk SMP Ismal Arriyadh, perbaikan yang diusulkan berada pada tingkat sedang hingga berat.
Sementara itu, SMP Bahrul Ulum diusulkan mendapatkan program khusus berupa penggantian atap bangunan.
Program revitalisasi ini sepenuhnya menggunakan anggaran dari pemerintah pusat dan merupakan lanjutan dari program sebelumnya yang sudah dirasakan sejumlah sekolah di Bontang.
“Beberapa sekolah sebelumnya sudah mendapat bantuan revitalisasi, dan hasilnya cukup membantu,” jelasnya.
Melalui usulan ini, Disdikbud berharap kondisi fasilitas sekolah semakin layak sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan lebih optimal dan nyaman bagi siswa.
