BONTANG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda di area kawasan Plant 53 PT Badak LNG, Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan, selama dua hari berturut-turut menghanguskan lahan seluas 4,37 hektare.
Setelah kebakaran pertama terjadi Selasa (14/7/2026) malam, api kembali melalap lahan semak belukar itu pada Rabu (15/7/20206) siang, sehingga tim gabungan kembali melakukan pemadaman.
Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, luas total area yang terbakar dari dua kejadian itu mencapai 4,37 hektare. Kebakaran kedua dilaporkan masyarakat pada Rabu siang di area Kawasan Plant 53 PT Badak, Jalan Ir Soekarno Hatta.
“Kami terima informasi dari masyarakat sekitar jam 12 siang,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kota Bontang, Ismail.
Kata Ismail, respon dari laporan itu, personel menuju lokasi menggunakan satu unit mobil KPHP dan satu unit mobil tangki. Sesampai di lokasi, personel mendapati akses ke titik api cukup sulit sehingga kendaraan pemadaman tidak dapat mendekat.
“Anggota koordinasi dengan Fire PT Badak melakukan pemadan menggunakan selang dari titik yang memungkinkan,” tambahnya.
Meski terkendala akses menuju titik api, personel gabungan berhasil padamkan api sehingga tidak meluas ke area lain.
Pemadaman gabungan dilakukan bersama sejumlah unsur dalam tim yang terdiri dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Fire PT Badak, TNI/Polri, Security PT Badak, Rumah Sakit PT Badak LNG, Manggala Agni, serta pihak Kelurahan Satimpo.
“Api berhasil dipadamkan dan alhamdulillah tidak ada laporan korban dalam penanganan,” tutur Ismail.
