BONTANG – SD Nurul Iman Loktuan mulai menerapkan pembelajaran berbasis digital dengan memanfaatkan papan interaktif atau smart TV sebagai media belajar di kelas. Meski begitu, metode belajar manual menggunakan whiteboard tetap dipertahankan untuk membantu siswa memahami materi lebih detail.
Kepala Sekolah SD Nurul Iman Loktuan, Asma, mengatakan guru memadukan penggunaan smart TV dan papan tulis putih agar proses pembelajaran tetap efektif dan mudah dipahami siswa.
“Kami gabungkan. Guru tetap mendampingi, lalu kalau ada yang belum dipahami anak-anak akan dijelaskan lagi menggunakan whiteboard,” ujarnya, Senin (11/5/2026).
Menurut Asma, sekolah menerima bantuan satu unit smart TV pada awal 2026. Fasilitas tersebut langsung dimanfaatkan guru untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di kelas.
Karena jumlah perangkat masih terbatas, smart TV digunakan secara bergantian oleh para guru dan disimpan kembali di ruang guru setelah dipakai.
“Ketika datang langsung kami gunakan. Karena baru satu unit, selesai dipakai langsung dikembalikan ke ruang guru,” katanya.
Ia menjelaskan, penggunaan smart TV membuat pembelajaran lebih menarik karena materi dapat ditampilkan dalam bentuk video edukasi, gambar visual, hingga presentasi digital yang membantu siswa lebih cepat memahami pelajaran.
Pihak sekolah berharap ke depan jumlah smart TV dapat ditambah agar seluruh kelas bisa menerapkan pembelajaran digital secara maksimal.
“Kalau bisa memang setiap kelas punya satu unit. Tapi yang ada sekarang sudah sangat membantu,” jelas Asma.
