BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot Bontang) meluncurkan program pembebasan SPP sekolah swasta sebagai upaya mewujudkan pendidikan yang inklusif, adil, dan merata.
Kebijakan ini disampaikan dalam kegiatan kelulusan SMA IT Yabis Bontang 2026, yang dihadiri Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan SDM Setda Bontang, Lukman, Minggu (12/4/2026).
Program ini dijalankan sebagai pilot project di empat sekolah swasta, yakni Monamas, YPPI, MTs Al-Amin, dan satu sekolah di wilayah Guntung.
Pembebasan SPP bertujuan menciptakan kesetaraan antara sekolah negeri dan swasta dalam hal akses pendidikan.
Pemkot Bontang menegaskan, kebijakan ini bukan untuk mengalihkan minat masyarakat dari sekolah negeri ke swasta, melainkan memberikan pilihan pendidikan yang adil.
Selain itu, program ini juga mendorong kolaborasi antara sekolah negeri dan swasta, termasuk dalam pemenuhan tenaga pendidik.
Program pembebasan SPP direncanakan mulai berlaku pada tahun ajaran baru dan mencakup seluruh jenjang kelas, baik siswa baru maupun lama.
Pemkot juga membuka peluang memperluas program ke lebih banyak sekolah jika hasil evaluasi menunjukkan dampak positif.
Program SPP gratis sekolah swasta di Bontang diharapkan mampu meningkatkan akses pendidikan serta memperkuat pemerataan kualitas pendidikan di daerah.
