Penumpang KMP Gajah Mada Dilaporkan Melompat ke Laut di Perairan Kariangau, Basarnas Kerahkan Dua Tim

Redaksi Wy
3 Min Read
BALIKPAPAN – Tim SAR gabungan memperluas upaya pencarian terhadap seorang penumpang KMP Gajah Mada yang dilaporkan melompat ke laut di perairan Muara Kariangau, Balikpapan, Kalimantan Timur. Memasuki hari kedua, Senin (19/10/2026), pencarian dibagi menjadi dua sektor dengan total area penyisiran seluas 28,6 mil laut persegi.

Penumpang yang belum diketahui identitasnya itu dilaporkan hilang pada Minggu (18/10/2026), saat KMP Gajah Mada melayani rute Balikpapan–Penajam. Informasi awal kejadian diterima petugas sekitar pukul 10.30 Wita dari Agus Feriansyah.

Penata Kelola Pencarian dan Pertolongan (PKPP) Ahli Muda Kantor SAR Balikpapan, Mujiono, mengatakan pencarian pada hari pertama belum membuahkan hasil. Tim SAR kemudian melanjutkan operasi dengan mengoptimalkan pengerahan personel dan sarana pendukung.

“Setelah menerima laporan, Kantor SAR Balikpapan segera mengerahkan tim rescue beserta sarana pendukung untuk melakukan pencarian terhadap korban. Hingga hari kedua operasi SAR, korban masih dalam pencarian,” ujar Mujiono, Senin (19/10/2026).

Operasi pencarian hari kedua diawali dengan pengarahan atau briefing pada pukul 07.00 Wita. Tim SAR gabungan kemudian membagi area pencarian menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk mengoptimalkan penyisiran.

Baca Juga:  Dua Hari Dicari, Penumpang KMP Gajah Mada yang Diduga Lompat ke Laut Ditemukan Tewas

Sektor pertama melibatkan Basarnas dan TNI Angkatan Laut dengan menggunakan speed boat. Sementara itu, sektor kedua dilaksanakan oleh Polairud bersama BPBD Penajam Paser Utara (PPU).

SRU I terdiri dari personel Basarnas dan TNI AL, sedangkan SRU II melibatkan Polairud dan BPBD PPU. Kedua tim melakukan pencarian sesuai pembagian area yang telah ditetapkan.

Mujiono menegaskan, koordinasi antarpersonel dan unsur terkait terus dilakukan untuk memaksimalkan upaya menemukan penumpang tersebut.

Sebelumnya, informasi dugaan penumpang melompat ke laut diterima melalui komunikasi radio maritim sebelum diteruskan kepada pihak terkait. Balikpapan Port Control (Balikpapan PTS) kemudian menghubungi KMP Gajah Mada untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima, KMP Gajah Mada telah melakukan empat kali putaran lintasan untuk mencari penumpang yang dilaporkan hilang. Pencarian dilakukan di sepanjang lintasan Penajam–Kariangau, tetapi keberadaan penumpang tersebut belum ditemukan.

Informasi kejadian juga diteruskan melalui komunikasi radio kepada pihak syahbandar. Kapal-kapal yang melintas di sekitar Muara Kariangau diminta ikut memantau perairan dan segera melapor melalui Balikpapan Radio atau Balikpapan PTS apabila melihat tanda-tanda keberadaan korban.

Baca Juga:  Operasi Jaran 2026, Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku Curanmor di Samarinda

Operasi SAR ini melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan, Polairud Polda Kalimantan Timur, TNI AL, Ditsamapta Polda Kaltim, BPBD Kota Balikpapan, BPBD PPU, serta unsur potensi SAR lainnya.

Hingga hari kedua operasi, penumpang KMP Gajah Mada tersebut masih dalam pencarian. Tim SAR gabungan terus berupaya mengoptimalkan penyisiran di perairan Muara Kariangau dan sekitarnya.

Share This Article