BONTANG – Cabang olahraga panjat tebing untuk pertama kalinya resmi dipertandingkan dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP tahun 2026 di Kota Bontang.
Cabang olahraga baru tersebut diikuti sebanyak 10 siswa terbaik yang berasal dari berbagai sekolah tingkat SMP di Bontang.
Kasi Kurikulum dan Peserta Didik Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Saropah, mengatakan para peserta terdiri dari lima siswa putra dan lima siswa putri yang telah lolos seleksi di tingkat sekolah masing-masing.
“Untuk panjat tebing ada 10 siswa, lima putra dan lima putri. Ini pertama kali panjat tebing masuk O2SN, baru tahun ini dilakukan secara nasional,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (7/5/2026).
Menurut Saropah, seluruh peserta yang tampil di tingkat kota merupakan siswa pilihan yang sebelumnya telah melalui proses seleksi ketat di sekolah masing-masing.
Setiap sekolah, lanjutnya, hanya diperbolehkan mengirim satu peserta terbaik yang memang memiliki kemampuan dan latihan khusus di cabang olahraga panjat tebing.
“Pastinya sekolah memilih yang terbaik. Karena satu sekolah satu siswa, jadi sudah difilter dari sekolah dan memang yang punya latihan atau kemampuan di bidang itu,” terangnya.
Sementara itu, Koordinator Umum O2SN Tingkat SMP, Aditya Novan Diansyah, menjelaskan pertandingan panjat tebing dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 9 Mei 2026 mendatang.
Lomba akan digelar di venue panjat tebing kawasan GOR Loktuan atau area Sport Center Loktuan.
“Nanti ada lagi tanggal 9 hari Sabtu depan, panjat tebing di kawasan Sport Center,” ujar Aditya.
Masuknya cabang olahraga panjat tebing dalam O2SN 2026 diharapkan dapat menjadi wadah baru bagi siswa untuk mengembangkan bakat olahraga ekstrem sekaligus melahirkan atlet muda potensial dari Kota Bontang.
