BONTANG – Cabang olahraga bulu tangkis Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD dan SMP di Kota Bontang digelar selama dua hari dengan menggunakan sistem gugur langsung.
Koordinator Umum O2SN tingkat SMP, Aditya Novan Diansyah, mengatakan hari pertama pertandingan difokuskan untuk babak penyisihan, sementara hari kedua menjadi penentuan atlet yang akan mewakili Bontang ke tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
“Pertandingan menggunakan sistem gugur langsung sampai final. Hari pertama penyisihan, kemudian besok penentuan wakil Bontang ke tingkat provinsi,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Ia menjelaskan, juara pertama dari masing-masing kategori putra dan putri tingkat SD maupun SMP akan menjadi perwakilan Kota Bontang pada ajang O2SN tingkat provinsi.
Dalam pelaksanaannya, panitia juga menerapkan sistem seeded atau unggulan bagi atlet pelajar yang telah memiliki prestasi di cabang olahraga bulu tangkis.
Penentuan unggulan dilakukan berdasarkan data atlet binaan PBSI Kota Bontang serta catatan prestasi masing-masing peserta.
Menurut Aditya, sistem tersebut diterapkan agar persaingan berlangsung lebih seimbang dan atlet unggulan tidak langsung bertemu di babak awal pertandingan.
“Peserta yang punya prestasi ditempatkan di seeded supaya tidak langsung bertemu di awal. Jadi kemungkinan bertemu nanti di semifinal,” jelasnya.
Ajang O2SN sendiri menjadi wadah pembinaan atlet pelajar sekaligus pencarian bibit atlet potensial yang dapat bersaing di tingkat daerah hingga nasional.
