BONTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, menyampaikan layout jalur evakuasi dan titik kumpul di SMPN 9 dalam kegiatan binaan lingkungan yang dijalankan PT Kaltim Methanol Industri (KMI).
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara BPBD, pihak sekolah, dan PT KMI yang menjadikan SMPN 9 Bontang Utara sebagai salah satu sekolah binaan di Kelurahan Guntung.
Kepala Pelaksana BPBD Bontang, Usman melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Kaspul Anwar, mengatakan bahwa kebutuhan penyusunan jalur evakuasi dan titik kumpul muncul atas permintaan pihak sekolah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT KMI.
“PT KMI ini memiliki salah satu binaan lingkungan perusahaan di wilayah Kelurahan Guntung, salah satunya SMPN 9,” ujarnya.
Kaspul menjelaskan, BPBD Bontang selama ini telah menjalin kerja sama dengan berbagai satuan pendidikan mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.
Bentuk kerja sama yang dilakukan, diantaranya sosialisasi, pemberian imbauan, hingga simulasi penanganan bencana bagi para pelajar.
“Kita punya kerja sama dengan sekolah-sekolah, mulai SD, SMP maupun SMA. Itu yang sudah dilakukan teman-teman BPBD sebelumnya,” terangnya.
Menurut dia, hubungan baik yang terjalin antara sekolah dengan PT KMI kemudian diteruskan kepada BPBD Bontang melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, untuk membantu penyusunan layout jalur evakuasi dan titik kumpul sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana di lingkungan pendidikan.
“Harapannya, warga sekolah memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai prosedur penyelamatan diri saat terjadi keadaan darurat, sehingga risiko korban dapat diminimalkan,” tutupnya.
