BONTANG – Pelayanan berbasis digital melalui Sistem Pendaftaran Mandiri (SiPERi) di RSUD Taman Husada Bontang dinilai sangat bermanfaat bagi pasein yang akan berobat.
Salah seorang Pasien Arnita Eka mengatakan sistem tersebut terbukti memudahkan dirinya.
Karena tidak perlu mengantree lama untuk mendapatkan pelayanan. “Luar biasa memang sistem jni sangat membantu pasien,” ucap Arnita.
Dikonfirmasi terpisah Direktur RSUD Taman Husada Suhardi mengatakan, sistem tersebut sangat memudahkan pasien. Dia menyebut
Inovasi ini diterapkan untuk mempermudah proses administrasi pasien sekaligus mengurangi antrean di ruang pelayanan.
Sistem SiPERi telah digunakan selama beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari transformasi layanan rumah sakit. Melalui sistem tersebut, pasien dapat melakukan pendaftaran secara mandiri sehingga proses pelayanan menjadi lebih cepat dan efisien.
“Sistem ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan pelayanan yang serba digital, proses administrasi menjadi lebih efektif dan efisien,” ujar Suhardi.
Saat ini, RSUD Taman Husada menyediakan tiga unit anjungan SiPERi yang ditempatkan di area pelayanan. Selain itu, fasilitas tersebut juga tersedia di gerai tiket obat untuk mendukung kelancaran pelayanan kepada pasien dan pengunjung.
Bagi pasien yang baru pertama kali berobat, proses diawali dengan pembuatan nomor rekam medis di meja administrasi. Setelah itu, pasien dapat mengambil nomor antrean melalui anjungan SiPERi.
Sementara itu, pasien yang telah memiliki nomor rekam medis tidak perlu lagi melakukan pendaftaran di loket pelayanan. Mereka cukup mengambil nomor antrean melalui mesin SiPERi, kemudian sistem akan memproses data secara otomatis dan mengarahkan pasien menuju ruang tunggu poliklinik sesuai tujuan.
“Sistem ini dirancang agar pasien bisa mendaftar secara mandiri tanpa harus mengantre lama di ruang pelayanan. Setelah mengambil nomor antrean, pasien dapat langsung menuju ruang tunggu poli yang dituju,” jelasnya.
Menurut Suhardi, layanan SiPERi juga telah terintegrasi dengan sistem BPJS Kesehatan. Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh Surat Eligibilitas Peserta (SEP) secara otomatis melalui sistem tersebut, sehingga proses administrasi menjadi lebih sederhana.
Ia menambahkan, penerapan SiPERi memberikan sejumlah kemudahan bagi pasien, di antaranya memangkas waktu pendaftaran, mengurangi kepadatan antrean di loket pelayanan, mempercepat proses verifikasi administrasi, serta memudahkan akses layanan bagi pasien yang telah memiliki rekam medis.
“Inovasi ini kami hadirkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin mudah, cepat, dan efisien. Ke depan, kami akan terus melakukan pengembangan pelayanan berbasis digital sesuai kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
