BONTANG – Pemerintah Kota Bontang menggelar upacara Hari Pendidikan Nasional 2026 secara khidmat di Halaman DPMPTSP, Sabtu (2/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, Neni Moerniaeni menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen untuk menghadirkan pendidikan bermutu dan merata.
Dalam amanatnya, Wali Kota membacakan pesan dari Abdul Mu’ti yang mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan yang Bermutu untuk Semua”. Pemerintah pusat saat ini tengah mendorong transformasi pendidikan melalui pendekatan deep learning berbasis lima kebijakan strategis.
Kebijakan tersebut mencakup modernisasi sekolah melalui revitalisasi ribuan satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran, peningkatan kualitas guru melalui program beasiswa S1 dan pelatihan teknologi, penguatan karakter dan gizi melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), peningkatan literasi STEM serta penerapan Tes Kemampuan Akademik (TKA), hingga perluasan akses pendidikan inklusif.
Selain menyampaikan amanat nasional, Neni juga menginstruksikan Disdikbud Bontang untuk menyiapkan insentif bagi pelajar berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Penghargaan tersebut direncanakan diberikan pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional atau HUT Kota Bontang.
Ia juga menyoroti penguatan program wajib belajar 19-21 sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Program ini menekankan peran aktif masyarakat dan tenaga pendidik dalam memastikan anak tetap berada di jalur pendidikan formal.
Upacara ini turut dihadiri Penjabat Sekda Akhmad Suharto, jajaran Forkopimda, ASN, pelajar, mahasiswa, serta organisasi profesi seperti PGRI.
Kegiatan ditutup dengan suasana hangat saat Wali Kota berinteraksi langsung dengan siswa paduan suara dari SDN 010 Bontang Selatan dan SDN 001 Bontang Utara.
