FIFA Jual Rumput Final Piala Dunia 2026 sebagai Suvenir, Harga Termahal Tembus Rp54 Juta

Redaksi Wy
3 Min Read

RadarKaltim.com – Rumput yang akan digunakan pada laga final Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi bagian dari sejarah lahirnya juara dunia baru, tetapi juga akan dijual sebagai suvenir eksklusif bagi para kolektor dan pencinta sepak bola.

Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) berencana menjual potongan rumput asli dari lapangan final yang akan digelar di East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, pada 19 Juli 2026 waktu setempat atau 20 Juli 2026 WIB.

Berdasarkan laporan The Athletic, FIFA menyiapkan empat kategori suvenir yang berisi potongan rumput dari pertandingan puncak tersebut. Penjualan hanya akan dibuka untuk pembeli di Amerika Serikat dan sejumlah negara di Eropa.

Melalui program ini, FIFA diperkirakan mampu meraup pendapatan lebih dari 11 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp198,89 miliar (kurs Rp18.080,55 per dolar AS).

Paket paling eksklusif dijual seharga 3.000 dolar AS atau sekitar Rp54,24 juta. Pembeli akan memperoleh potongan rumput berukuran 3 x 3 inci yang digunakan pada laga final, lengkap dengan replika tiket pertandingan berlapis ukiran emas, replika mini bola resmi Piala Dunia, serta trofi Piala Dunia berbahan kristal.

Baca Juga:  Hasil Piala Dunia 2026: Raksasa Eropa Tersingkir, Brasil, Paraguay, dan Maroko Melaju ke 16 Besar

Selain paket premium, FIFA juga menyediakan tiga pilihan lain dengan harga yang lebih terjangkau. Paket tersebut dibanderol masing-masing 450 dolar AS (sekitar Rp8,14 juta), 900 dolar AS (sekitar Rp16,27 juta), dan 1.200 dolar AS (sekitar Rp21,70 juta).

Seluruh paket akan diproduksi dalam jumlah terbatas, yakni maksimal 2.026 unit untuk setiap kategori sebagai penanda edisi Piala Dunia 2026.

Laporan tersebut juga mengungkap bahwa rumput yang akan digunakan pada partai final ditanam di sebuah perkebunan khusus di North Carolina. Langkah ini dilakukan FIFA untuk memastikan kualitas lapangan tetap konsisten selama turnamen berlangsung.

Sebagai bagian dari persiapan, FIFA memasang rumput alami baru di seluruh stadion penyelenggara, termasuk stadion yang sehari-hari menggunakan permukaan sintetis. Beberapa stadion tersebut berada di Seattle, Atlanta, East Rutherford, Vancouver (Kanada), Arlington (Texas), dan Inglewood (California).

Hingga kini FIFA belum memberikan keterangan mengenai pemanfaatan rumput dari stadion lain yang tidak menjadi lokasi pertandingan final.

Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah. Turnamen ini diikuti 48 negara, mempertandingkan 104 laga, dan berlangsung di 16 stadion yang tersebar di Amerika Serikat, Kanada, serta Meksiko.

Share This Article