BONTANG – Pemerintah Kota Bontang bersama DPRD menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027.
Kesepakatan itu dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Bontang masa sidang ke 13 pada Selasa (4/8/2026). Asumsi pemkot Bontang pada 2027 nanti APBD hanya berkisar diangka Rp1,6 Triliun.
Wali Kota Bontang Neni Moernaeni menyampaikan apresiasi kepada DPRD, khususnya Badan Anggaran, serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang telah menyelesaikan pembahasan KUA-PPAS 2027.
Menurutnya, pembahasan KUA-PPAS tidak hanya berkutat pada angka anggaran. Proses tersebut juga menjadi ruang untuk menyatukan pandangan, menerima kritik dan masukan, sekaligus menentukan prioritas pembangunan yang dinilai paling dibutuhkan masyarakat.
“Penandatanganan nota kesepakatan ini menjadi wujud tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan publik,” ucap Neni.
Namun, penyusunan anggaran 2027 dihadapkan pada tantangan fiskal yang cukup berat. Kemampuan keuangan daerah disebut mengalami penurunan, sementara kebutuhan pembangunan terus meningkat.
Sejumlah sektor yang membutuhkan dukungan anggaran di antaranya pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pengendalian banjir, penyediaan air minum, penguatan UMKM, penciptaan lapangan kerja, hingga perlindungan lingkungan.
Di tengah kondisi tersebut, Pemkot Bontang menetapkan tema pembangunan 2027 yakni “Penguatan Daya Saing Sumber Daya Manusia, Ekonomi Kerakyatan, dan Infrastruktur yang Mendukung Investasi.”
Tema tersebut menjadi arah kebijakan pembangunan Bontang pada 2027. Fokusnya mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, serta pembangunan infrastruktur yang dapat mendukung investasi dan peningkatan pelayanan publik.
Setelah KUA dan PPAS disepakati, tahapan penyusunan APBD Kota Bontang Tahun Anggaran 2027 akan dilanjutkan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
“Dari pembahasan ini semua komponen APBD yang akan disusun dininta menyesuaikan dengan nominal yang ada,” pungkasnya.
