BONTANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Bontang, mendampingi beberapa investor yang tertarik mengembangkan kawasan pesisir untuk sektor industri.
Pendampingan dilakukan dengan memastikan kemudahan dan kepastian perizinan bagi calon penanam modal.
Ahli Madya Penata Perizinan, DPMPTSP Kota Bontang, Febtri Manik menyampaikan, pihaknya kini harus berpikir di luar kebiasaan untuk mencari sumber pendapatan baru bagi daerah. Karena itu, PTSP aktif menjalin komunikasi dengan sejumlah investor yang melirik potensi kawasan pesisir Bontang.
“Kami coba meng-guide beberapa investor yang tertarik dengan kawasan pesisir kita untuk industri. Artinya ada beberapa saya sudah diskusi informal di luar bBontang, itu mereka tertarik,” terangnya.
Menurutnya, kepastian perizinan menjadi pertanyaan utama yang disampaikan para investor. Hal itu dinilai penting, karena mereka akan menggelontorkan investasi dalam jumlah besar sehingga membutuhkan jaminan kemudahan berusaha.
Salah satu ketertarikan investasi datang dari pihak swasta yang ingin membuka pelabuhan bongkar muat di Loktuan. Namun, pemerintah tetap memprioritaskan pengembangan fasilitas milik daerah dengan dukungan dari KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan).
“Makanya, kami dari PTSP men-support perizinannya kalau memang kita serius menggarap uang besar ini di pelabuhan,” tutup Febtri Manik.
