BONTANG – Pemerintah Kota Bontang melakukan rotasi jabatan terhadap sejumlah pejabat Eselon II, Kamis (21/5/2026) pagi. Dalam perombakan tersebut, empat kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) resmi bergeser posisi sebagai bagian dari penyegaran birokrasi di lingkungan Pemkot Bontang.
Beberapa OPD yang mengalami pergantian pimpinan yakni Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bontang, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), serta Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM).
Dalam pelantikan tersebut, Ahmad Yani resmi dilantik sebagai Kepala Dinsos-PM. Sementara Eddy Foreswanto dipercaya menjabat sebagai Kepala Satpol PP Kota Bontang.
Kemudian, Toetoek Pribadi Ekowati ditunjuk sebagai Kepala Dinas Kesehatan, dan Bahtiar Mabe menjabat sebagai Kepala DP3AKB.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. Dalam sambutannya, Neni menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan hal yang biasa dilakukan dalam pemerintahan sebagai upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja perangkat daerah.
“Silakan bekerja sesuai dengan jabatan barunya. Rotasi ini hal lumrah sebagai penyegaran organisasi,” ujar Neni.
Ia meminta para pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan tanggung jawab baru yang diemban.
Selain itu, Neni juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan. Para pejabat diminta menjauhi praktik korupsi maupun suap karena hal tersebut bertentangan dengan pakta integritas yang telah disepakati.
“Menjauhi korupsi serta tidak menerima suap, karena itu melanggar pakta integritas,” sambungnya.
Selain melantik pejabat Eselon II, Pemkot Bontang juga melantik sejumlah kepala sekolah satuan pendidikan. Dalam agenda yang sama, turut dilakukan penandatanganan komitmen penanganan stunting yang melibatkan pihak puskesmas, camat, hingga lurah di Kota Bontang.
