BONTANG – Pelaksanaan try out siswa kelas VI di SDN 002 Bontang Utara berdampak pada kegiatan belajar salah satu kelas. Rombongan belajar (rombel) kelas 5C terpaksa menjalani pembelajaran mandiri dari rumah karena ruang kelasnya digunakan untuk ujian.
Hari kedua pelaksanaan try out di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 002 Bontang Utara berjalan lancar dengan penyesuaian sistem belajar bagi sebagian siswa. Sekolah memusatkan kegiatan ujian kelas VI di lantai dua untuk memastikan proses berjalan optimal tanpa mengganggu aktivitas belajar lainnya.
Kepala SDN 002 Bontang Utara, Winarni Rinaningtias, menjelaskan bahwa secara umum siswa kelas 1 hingga kelas 5 tetap mengikuti pembelajaran tatap muka seperti biasa karena ketersediaan ruang kelas mencukupi.
“Selama try out berlangsung, siswa kelas 1 sampai kelas 5 tetap masuk seperti biasa,” ujarnya, Selasa (14/04/2026).
Namun, terdapat pengecualian pada kelas 5C yang harus menjalani pembelajaran mandiri dari rumah. Hal ini dikarenakan ruang kelas yang biasa digunakan dipakai sebagai lokasi ujian try out siswa kelas VI.
“Hanya satu kelas, yakni 5C, yang belajar mandiri karena ruangannya digunakan untuk ujian,” jelasnya.
Meski belajar dari rumah, sekolah tetap menerapkan mekanisme pengumpulan tugas secara terstruktur. Siswa yang tinggal dekat dengan sekolah diwajibkan datang langsung untuk menyerahkan tugas, sementara siswa yang berada jauh diperbolehkan mengirimkan tugas melalui smartphone.
Adapun jumlah siswa kelas VI yang mengikuti try out sebanyak 64 orang, terbagi dalam dua rombongan belajar. Pembagian ini mengikuti ketentuan maksimal 32 siswa per kelas agar pelaksanaan ujian berjalan tertib dan kondusif.
Kebijakan ini diambil sebagai solusi agar kegiatan ujian tetap berjalan maksimal tanpa mengurangi hak belajar siswa lainnya di lingkungan sekolah.
