BONTANG – SMP Negeri 7 Bontang membuka kuota jalur domisili sebesar 40 persen dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Namun, kuota tersebut tidak pernah terpenuhi dalam dua tahun terakhir.
Kepala SMP Negeri 7 Bontang, Norhayati, mengatakan jalur domisili tetap menjadi jalur utama sesuai petunjuk teknis (juknis). Meski begitu, jumlah pendaftar masih belum mencukupi.
“Jalur domisili kami buka 40 persen sesuai juknis, tapi dua tahun terakhir tidak terpenuhi,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).
Akibat kekurangan pendaftar, sisa kuota dialihkan ke jalur prestasi agar daya tampung sekolah tetap optimal.
Menurut Norhayati, kebijakan tersebut tetap mengacu pada aturan yang berlaku, sehingga tidak melanggar ketentuan dalam proses seleksi.
“Karena tidak terpenuhi, sisa kuota zonasi kami alihkan ke jalur prestasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, dibanding jalur lain seperti afirmasi, prestasi, dan mutasi, jalur domisili memiliki porsi terbesar, namun minat pendaftar masih rendah. (*)
