BONTANG – Sebanyak 254 siswa kelas IX SMP Negeri 2 Bontang mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) tahun 2026 yang dilaksanakan dalam tiga sesi. Sekolah tersebut menjadi salah satu peserta gelombang pertama dalam pelaksanaan TKA tahun ini.
Kepala SMP Negeri 2 Bontang, Siti Chusuning Khayah, mengatakan pelaksanaan ujian berlangsung sesuai jadwal dengan pembagian sesi untuk mengakomodasi seluruh peserta.
Pada hari pertama, siswa mengerjakan materi Matematika (Numerasi) dan Survei Karakter. Selanjutnya, pada hari kedua peserta akan mengikuti ujian Bahasa Indonesia (Literasi) serta Survei Lingkungan Belajar.
“Ini merupakan angkatan pertama yang mengikuti TKA di sekolah kami,” ujar Chusuning.
Menurutnya, pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan lancar. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar simulasi ujian beberapa kali agar siswa terbiasa dengan sistem yang digunakan.
Selain itu, seluruh perangkat yang digunakan dalam ujian juga telah melalui serangkaian uji coba guna meminimalkan kendala teknis saat pelaksanaan berlangsung.
“Kami rutin mengadakan simulasi agar siswa lebih siap dan tidak merasa cemas saat menghadapi ujian yang sebenarnya. Perangkat yang digunakan juga sudah diuji beberapa kali sehingga pelaksanaan hari ini berjalan dengan baik,” jelasnya.
Pelaksanaan TKA di SMP Negeri 2 Bontang memanfaatkan fasilitas laboratorium komputer serta perangkat Chromebook yang ditempatkan di ruang kelas. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh peserta memperoleh akses yang stabil selama mengerjakan soal.
Dengan jumlah peserta yang cukup besar, sekolah menerapkan sistem pembagian tiga sesi agar proses ujian berlangsung tertib dan nyaman bagi seluruh siswa.
Chusuning berharap para peserta dapat mengikuti ujian dengan tenang dan percaya diri mengingat hasil TKA menjadi salah satu komponen penting dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Mudah-mudahan anak-anak bisa lebih tenang dan fokus, karena hasil TKA ini menjadi salah satu penentu untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya,” pungkasnya.
