BONTANG – SMP Negeri 8 Bontang Selatan terus memperkuat pembinaan karakter peserta didik melalui berbagai kegiatan keagamaan. Salah satu program yang rutin dilaksanakan adalah Salat Duha berjamaah setiap hari serta kegiatan mengaji yang digelar dua kali dalam sepekan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Negeri 8 Bontang, Surtiti Marsudi, mengatakan program pembiasaan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab siswa sejak dini.
Menurutnya, pendidikan karakter tidak cukup hanya melalui penyampaian aturan di dalam kelas, tetapi perlu diwujudkan dalam kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten setiap hari.
“Sekarang ini kami fokus pada kegiatan pembiasaan. Setiap hari ada Salat Duha berjamaah, kemudian kegiatan mengaji yang dilaksanakan dua kali dalam seminggu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman dan nilai-nilai keagamaan siswa, tetapi juga melatih mereka untuk disiplin dalam menjalankan berbagai aktivitas di lingkungan sekolah.
Melalui kebiasaan yang dilakukan secara rutin, siswa diharapkan mampu membangun sikap tertib, bertanggung jawab, dan menghargai aturan yang berlaku.
“Sebenarnya ini untuk melatih kedisiplinan. Anak-anak tetap kami perhatikan dan kami sayangi. Namun, keadilan harus ditegakkan melalui aturan yang berlaku,” katanya.
Surtiti menilai penerapan aturan yang konsisten menjadi salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan sekolah yang tertib dan kondusif. Tanpa adanya aturan yang jelas, pembentukan karakter dan disiplin siswa akan sulit dilakukan secara maksimal.
Karena itu, sekolah terus mendorong seluruh peserta didik untuk mengikuti setiap kegiatan pembiasaan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.
Melalui program tersebut, SMP Negeri 8 Bontang berharap siswa tidak hanya menerapkan sikap disiplin selama berada di sekolah, tetapi juga mampu membawa kebiasaan positif tersebut ke lingkungan keluarga dan kehidupan sehari-hari.
“Harapannya, karakter disiplin yang dibangun melalui kegiatan ini dapat terus terbawa dan diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.
