BONTANG – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bontang Kota kembali melakukan penghentian sementara pasokan listrik di 42 titik wilayah Kota Bontang pada Kamis (2/7/2026).
Pemadaman listrik dijadwalkan berlangsung mulai pukul 12.00 hingga 15.00 Wita sebagai dampak gangguan teknis pada sistem pembangkit listrik di Kalimantan.
Pelaksana Harian (Plh) Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Bontang, Annisa Nabiha, mengatakan penghentian sementara pasokan listrik dilakukan karena adanya gangguan pada komponen Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Kalimantan.
Menurutnya, gangguan tersebut memengaruhi kemampuan pasokan daya pada sistem interkoneksi kelistrikan sehingga PLN harus melakukan pengaturan beban untuk menjaga stabilitas jaringan.
“Pemadaman listrik berlangsung sampai pukul 15.00 Wita,” ujarnya.
Annisa menjelaskan, PLN telah mengerahkan seluruh personel dan sumber daya yang tersedia untuk mempercepat proses perbaikan sehingga sistem kelistrikan dapat kembali beroperasi secara normal.
Ia menambahkan, proses pemulihan sangat bergantung pada kondisi teknis di lapangan. Karena itu, jadwal pemadaman maupun penyalaan kembali listrik dapat berubah sewaktu-waktu.
“Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan memohon pengertian masyarakat karena langkah ini dilakukan demi menjaga keandalan sistem kelistrikan,” katanya.
PLN juga mengimbau pelanggan untuk memantau informasi terbaru melalui kanal komunikasi resmi guna memperoleh pembaruan jadwal maupun perkembangan proses pemulihan.
Berdasarkan informasi dari PLN, wilayah yang terdampak penghentian sementara pasokan listrik meliputi:
- Jalan Cipto Mangunkusumo
- Jalan Paprika
- Jalan Brokoli
- Jalan Tomat
- Jalan Imam Bonjol
- Jalan Selat Lombok
- Jalan Selat Selayar
- Jalan Selat Bone
- Jalan Brigjen Katamso
- Jalan S. Parman
- Jalan Selat Malaka
- Jalan Ampera
- Jalan Gajah Mada
- Jalan Jamrut
- Jalan Berlian
- Jalan Rubi
- Jalan Safir
- Jalan AP Mangkunegoro
- Jalan Angkasa
- Jalan Alexander
- Jalan WR Soepratman
- Jalan Sultan Hasanuddin
- Jalan Emerald
- Jalan Petran
- Jalan Tipalayo
- Jalan Veteran
- Jalan Pangeran Antasari
- Jalan Teuku Umar
- Jalan Sultan Agung
- Kawasan Berbas
- Berbas Pantai
- Jalan Ahmad Yani
- Jalan MT Haryono
- Jalan Pencak Silat
- Jalan Patimura
- Jalan Kalimantan
- Jalan Sulawesi
- Jalan Flores
- Jalan Tidore
- Jalan Samosir
- Jalan Maluku
- Kawasan KCY
Selain kawasan permukiman, sejumlah perkantoran dan fasilitas usaha yang berada di sepanjang ruas jalan tersebut juga diperkirakan ikut terdampak selama proses pemadaman berlangsung.
PLN mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan aktivitas yang membutuhkan pasokan listrik, termasuk penggunaan peralatan elektronik, penyimpanan bahan makanan, hingga operasional usaha.
Bagi pelaku usaha yang bergantung pada pasokan listrik, seperti usaha kuliner, percetakan, maupun penyimpanan produk beku, disarankan melakukan langkah antisipasi guna meminimalkan potensi kerugian selama masa penghentian sementara.
PLN memastikan akan terus menyampaikan perkembangan terbaru mengenai kondisi sistem kelistrikan melalui kanal informasi resmi hingga seluruh pasokan listrik kembali normal.
