BONTANG – Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Taman Husada Bontang, menyediakan ruang dekontaminasi untuk menangani pasien yang terpapar bahan kimia sebelum masuk ke area pelayanan IGD.
Ruang dekontaminasi berada di area luar unit IGD, tepat di sisi kiri pintu masuk. Keberadaan ruangan ini menjadi bagian dari prosedur penanganan pasien yang mengalami paparan bahan kimia, mengingat wilayah Kota Bontang berdekatan dengan kawasan industri.
Kepala Ruangan IGD, RSUD Taman Husada Kota Bontang, Sri Ariyani menyampaikan, pasien yang terpapar bahan kimia tidak langsung diperbolehkan masuk ke dalam area IGD. Terlebih dahulu, pasien harus menjalani proses dekontaminasi untuk memastikan paparan bahan kimia yang masih menempel pada tubuh dapat dibersihkan.
Kata dia, prosedur tersebut juga dilakukan untuk melindungi petugas kesehatan dan pasien lain dari risiko paparan lanjutan.
“Ruang dekontaminasi itu untuk pasien-pasien yang terkena bahan kimia. Apalagi kita ini dekat dengan pabrik. Jadi kalau ada pasien yang terkena bahan kimia, tidak langsung masuk ke dalam IGD karena ada prosedurnya,” ungkapnya.
Dalam proses penanganan, petugas terlebih dahulu menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap sebelum melakukan tindakan.
Kemudian, pasien menjalani proses pembersihan atau mandi hingga dinyatakan bersih dari paparan bahan kimia.
“Petugasnya harus pakai alat lengkap baru menangani pasiennya. Pasiennya dimandikan, harus bersih, ditangani sampai bersih, lalu dia masuk ke zona IGD,” katanya.
Pun, prosedur ini dilakukan untuk mencegah bahan kimia terbawa masuk ke area pelayanan dan mengurangi risiko paparan terhadap petugas maupun pasien lainnya.
Setelah proses dekontaminasi selesai, pasien baru dapat diarahkan masuk ke zona IGD untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis sesuai kondisinya.
“Jadi setelah pasien sudah bersih dan tidak ada lagi paparan bahan kimia, baru dimasukkan ke zona IGD untuk mendapatkan penanganan selanjutnya,” terangnya.
