Dua Remaja Jadi Sasaran Penusukan di Jalan Siradj Salman Samarinda, Diduga Berawal dari Aksi Balap Liar

Redaksi Wy
2 Min Read

SAMARINDA – Suasana dini hari yang biasanya tenang di kawasan Jalan Sirad Salman, Kecamatan Samarinda Ulu, mendadak berubah mencekam setelah terjadi dugaan aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 01.20 Wita.

Dalam peristiwa tersebut, dua remaja dilaporkan mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis. Insiden itu sontak mengundang perhatian warga sekitar yang terkejut dengan keributan yang terjadi di tengah malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat dua kelompok remaja diduga sepakat untuk bertemu di salah satu lokasi pencucian kendaraan di kawasan Jalan Sirad Salman. Pertemuan tersebut disebut bertujuan untuk menyelesaikan persoalan yang sebelumnya terjadi di antara kedua belah pihak.

Namun situasi yang semula diharapkan menjadi ajang penyelesaian masalah justru berubah menjadi keributan. Tidak lama setelah kedua kelompok bertemu, terjadi cekcok yang kemudian berujung pada aksi kekerasan.

Dalam hitungan menit, suasana di lokasi menjadi kacau. Sejumlah warga yang berada tidak jauh dari tempat kejadian mengaku mendengar suara keributan dan teriakan minta tolong sehingga membuat mereka keluar rumah untuk melihat apa yang terjadi.

Baca Juga:  Kejati Kaltim Sita Rp57,45 Miliar dalam Kasus Dugaan Korupsi Tambang PT JMB Group

Akibat insiden tersebut, dua remaja mengalami luka akibat serangan senjata tajam. Sementara kelompok yang diduga melakukan penyerangan disebut langsung meninggalkan lokasi setelah kejadian berlangsung.

Salah seorang warga, Udin (30), mengatakan dirinya mengetahui peristiwa itu setelah mendengar suara gaduh dari arah lokasi pertemuan. Saat mendekati lokasi, ia melihat beberapa orang dalam kondisi panik dan korban sudah mengalami luka.

“Informasinya memang diduga berawal dari balapan liar, mereka awalnya memang mau menyelesaikan masalah. Tapi tidak lama setelah bertemu langsung terjadi keributan. Setelah itu ada yang terluka dan kelompok yang menyerang langsung kabur,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas para korban maupun kronologi lengkap kejadian tersebut. Aparat diharapkan segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif di balik aksi kekerasan yang menyebabkan dua remaja terluka itu.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya penyelesaian konflik secara damai dan menghindari tindakan kekerasan yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Share This Article