SANGATTA – Seorang anak berusia 7 tahun bernama Muhammad Royyan Prasetyo dilaporkan hilang di wilayah Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pencarian dan penyelidikan untuk mengungkap keberadaan korban.
Muhammad Royyan Prasetyo merupakan warga Kampung Tator, Jalan Pasundan RT 026, Desa Singa Gembara. Anak tersebut dilaporkan hilang pada Senin (1/6/2026) dan kasusnya telah dilaporkan pihak keluarga ke Polsek Sangatta Utara.
Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, korban diduga dibawa oleh orang yang belum diketahui identitasnya. Namun, dugaan tersebut masih dalam proses pendalaman oleh aparat kepolisian.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto melalui Ps. Kasubsi Penmas Si Humas Polres Kutim, Aiptu Wahyu Winarko, mengatakan penyelidikan terus dilakukan dengan mengumpulkan berbagai informasi dari lokasi kejadian.
“Saat ini masih didalami oleh polisi untuk menggali informasi di sekitar tempat kejadian perkara serta memeriksa rekaman CCTV milik warga di sekitar lokasi,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).
Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah pihak yang berada di sekitar lokasi hilangnya korban guna mendapatkan petunjuk yang dapat membantu proses pencarian.
Adapun ciri-ciri Muhammad Royyan Prasetyo yakni memiliki tinggi badan sekitar 120 sentimeter dengan berat badan 24 kilogram. Korban berkulit gelap, berambut lurus berwarna hitam, serta memiliki ciri khas gigi depan yang ompong.
Saat terakhir kali terlihat, Royyan mengenakan kaos lengan pendek berwarna merah dan celana panjang berwarna hitam.
Kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban agar segera melapor kepada pihak berwajib atau keluarga. Warga juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah proses pencarian.
Bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan Muhammad Royyan Prasetyo, dapat menghubungi orang tua korban, Zulfa Adzkiya Sahidah, melalui nomor 0895-3283-88526 atau melapor ke kantor polisi terdekat.
Polisi berharap partisipasi masyarakat dapat membantu mempercepat proses pencarian sehingga korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
