BONTANG – SMP Negeri 7 Bontang memastikan akan menerima sebanyak 140 siswa baru dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Jumlah tersebut disesuaikan dengan kapasitas rombongan belajar (rombel) yang tersedia di sekolah.
Kepala SMPN 7 Bontang, Norhayati, menjelaskan pihaknya membuka empat rombel untuk peserta didik baru, dengan kapasitas maksimal 35 siswa per kelas.
“SPMB tahun ini kami menerima empat rombel. Maksimal 35 siswa setiap rombel. Kalau penuh, totalnya 140 siswa,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).
Ia menyebutkan, jumlah tersebut juga mempertimbangkan angka kelulusan serta keterbatasan ruang kelas yang dimiliki sekolah. Saat ini, SMPN 7 Bontang hanya memiliki delapan ruang kelas, sementara kebutuhan ruang belajar lebih besar.
Untuk menyiasati kondisi tersebut, sekolah menerapkan sistem pembelajaran bergilir atau rolling class. Sejumlah ruang alternatif seperti aula dan laboratorium dimanfaatkan sebagai ruang belajar tambahan.
“Karena keterbatasan kelas, ada rombel yang menggunakan aula dan laboratorium. Tapi kami terapkan sistem rolling setiap minggu,” jelasnya.
Dengan sistem ini, seluruh siswa tetap mendapatkan pengalaman belajar yang merata. Setiap pekan, kelas akan bergantian menggunakan ruang kelas utama maupun ruang alternatif.
Menurut Norhayati, metode ini juga memberikan suasana belajar yang lebih variatif sehingga siswa tidak mudah jenuh.
